RI Bakal jadi Produsen Terbesar Baterai Mobil Listrik, Bahlil: Bukan Omong Kosong
Sabtu, 03 Juni 2023 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian CATL dari China, kemudian VW-BASF dari Jerman, kemudian Ford dari Amerika, mereka akan membangun dengan memakai green energi dan green industry," beber mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu.
Baca juga: Perdana, Indonesia Miliki Pabrik Nikel Sulfat Terbesar di Dunia
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, minat investasi dalam proyek baterai kendaraan listrik atau EV battery di dalam negeri datang dari perusahaan raksasa asal China hingga Eropa.
Investor China yang dimaksud adalah Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Produsen baterai ion litium ini melalui anak usahanya, Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) bekerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk menggarap proyek Dragon.
Proyek Dragon merupakan pengembangan end to end dari proyek EV battery di Indonesia. Kedua entitas tengah menyusun joint feasibility study (JFS). Kajian itu terkait hilirisasi EV battery berupa RKEF, HPAL, battery material, battery cell, dan daur ulang (recycling).
Sementara, investor Eropa yang menaruh kepercayaannya terkait rencana investasi EV battery RI adalah produsen mobil asal Jerman, Volkswagen (VW).
Baca juga: Perdana, Indonesia Miliki Pabrik Nikel Sulfat Terbesar di Dunia
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, minat investasi dalam proyek baterai kendaraan listrik atau EV battery di dalam negeri datang dari perusahaan raksasa asal China hingga Eropa.
Investor China yang dimaksud adalah Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Produsen baterai ion litium ini melalui anak usahanya, Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) bekerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk menggarap proyek Dragon.
Proyek Dragon merupakan pengembangan end to end dari proyek EV battery di Indonesia. Kedua entitas tengah menyusun joint feasibility study (JFS). Kajian itu terkait hilirisasi EV battery berupa RKEF, HPAL, battery material, battery cell, dan daur ulang (recycling).
Sementara, investor Eropa yang menaruh kepercayaannya terkait rencana investasi EV battery RI adalah produsen mobil asal Jerman, Volkswagen (VW).
Lihat Juga :