Bos BI Ungkap Empat Penyebab Rupiah Menguat
Rabu, 29 April 2020 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga adalah arus modal asing yang akan segera membanjiri Indonesia. Meski diakui Perry, saat ini, arus modal asing masih kecil. Namun jika dilihat dari penawaran, minat beli Surat Berharga Negar (SBN) semakin meningkat.
"Inflow (arus modal masuk) Insya Allah akan masuk, sekarang memang masih seret, kadang masuk kadang keluar. Tetapi bid coverage ke SBN meningkat. Maka minat beli SBN akan meningkat," terang Perry.
Terakhir adalah premi risiko yang akan kembali turun. Hal ini didorong oleh akan meredanya pandemi virus corona (Covid-19) di dalam maupun luar negeri.
"Keempat premi risiko, yang sekarang masih relatif tinggi, Insya Allah, meredanya Covid-19 akan membuat rupiah stabil. Itu keempat faktor penyebab rupiah mulai bergerak stabil dan Insya Allah dapat menguat ke arah Rp15.000 per USD," optimis Perry.
"Inflow (arus modal masuk) Insya Allah akan masuk, sekarang memang masih seret, kadang masuk kadang keluar. Tetapi bid coverage ke SBN meningkat. Maka minat beli SBN akan meningkat," terang Perry.
Terakhir adalah premi risiko yang akan kembali turun. Hal ini didorong oleh akan meredanya pandemi virus corona (Covid-19) di dalam maupun luar negeri.
"Keempat premi risiko, yang sekarang masih relatif tinggi, Insya Allah, meredanya Covid-19 akan membuat rupiah stabil. Itu keempat faktor penyebab rupiah mulai bergerak stabil dan Insya Allah dapat menguat ke arah Rp15.000 per USD," optimis Perry.
(bon)
Lihat Juga :