Tumbuh 50 Persen, Pembiayaan Reliance Finance Capai Rp616 Miliar
Minggu, 04 Juni 2023 - 22:30 WIB
loading...
Jajaran direksi dan komisaris Reliance Finance telah menggelar RUPST. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia atau Reliance Finance telah menggelar rapat umum pemegang saham tahunan ( RUPST ) pada 31 Mei 2023 dengan beberapa mata agenda. Dalam RUPS Presiden Direktur Reliance Finance Iman Pribadi menyampaikan, Reliance Finance berhasil meraih pendapatan Rp88 miliar, atau meningkat 23% dari tahun 2021 sebesar Rp72 miliar.
Baca juga: Halo! Telkom Tebar Dividen Rp16,6 Triliun
Piutang pembiayaan juga meningkat Rp616 miliar atau tumbuh 50% dari tahun 2021 sebesar Rp412 miliar serta berhasil mencatatkan laba bersih sebelum pajak senilai Rp23 miliar pada tahun 2022. Laba itu meningkat 35% dibanding tahun 2021 senilai Rp17 miliar.
"Reliance Finance juga mampu menekan angka non-performing finance (NPF) pada level di bawah 2% dengan hasil 1,6% per posisi 31 Desember 2022," jelas Iman Pribadi, dalam keterangannya, Minggu (4/6/2023).
Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi yang dilakukan Reliance Finance dalam menjalankan bisnis dengan model pembiayaan non-tunai berbasis digital kepada masyarakat berpenghasilan menengah bawah dengan produk unggulan pembiayaan kepemilikan rumah pertama, pembiayaan mikro berbasis rantai pasokan, dan pembiayaan multiguna untuk siswa dan karyawan.
Baca juga: Halo! Telkom Tebar Dividen Rp16,6 Triliun
Piutang pembiayaan juga meningkat Rp616 miliar atau tumbuh 50% dari tahun 2021 sebesar Rp412 miliar serta berhasil mencatatkan laba bersih sebelum pajak senilai Rp23 miliar pada tahun 2022. Laba itu meningkat 35% dibanding tahun 2021 senilai Rp17 miliar.
"Reliance Finance juga mampu menekan angka non-performing finance (NPF) pada level di bawah 2% dengan hasil 1,6% per posisi 31 Desember 2022," jelas Iman Pribadi, dalam keterangannya, Minggu (4/6/2023).
Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi yang dilakukan Reliance Finance dalam menjalankan bisnis dengan model pembiayaan non-tunai berbasis digital kepada masyarakat berpenghasilan menengah bawah dengan produk unggulan pembiayaan kepemilikan rumah pertama, pembiayaan mikro berbasis rantai pasokan, dan pembiayaan multiguna untuk siswa dan karyawan.
Lihat Juga :