Terungkap Negara-negara Barat Masih Membeli Minyak dan Gas Rusia
Senin, 05 Juni 2023 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Embargo lanjutan yaitu melarang hampir semua impor produk minyak Rusia, serta memperkenalkan batasan harga pada solar dan produk minyak bumi lainnya yang dimulai pada 5 Februari 2023.
Meskipun pipa gas Rusia belum dikenai pembatasan, ekspor gasnya ke UE berkurang drastis setelah sabotase pipa bawah laut Nord Stream 1 dan 2 yang membuatnya tidak dapat dioperasikan pada September 2022 lalu. Menurut Politico, pada pertengahan Mei, konsensus masih belum tercapai di UE tentang apakah pipa gas Rusia harus dikenai sanksi.
Pada bulan Maret, Bloomberg melaporkan bahwa beberapa negara Uni Eropa telah secara aktif membeli gas alam cair (LNG) Rusia, dengan Spanyol berada di puncak daftar pembeli pada awal 2023. Impor LNG Rusia dari Spanyol telah melonjak 84% sejak dimulainya perang Ukraina.
Prancis juga muncul sebagai importir LNG utama Rusia, membeli 1,9 juta metrik ton bahan bakar pada tahun 2022. Selanjutnya diikuti oleh Spanyol, yang membeli 533.800 metrik ton, dan Belgia yang mengakuisisi 310.000 metrik ton selama periode yang sama, menurut Bloomberg.
"Spanyol juga merupakan importir terbesar bahan bakar fosil Rusia antara periode 1 Januari dan 9 Maret tahun ini," kata kantor berita RT.
Meskipun pipa gas Rusia belum dikenai pembatasan, ekspor gasnya ke UE berkurang drastis setelah sabotase pipa bawah laut Nord Stream 1 dan 2 yang membuatnya tidak dapat dioperasikan pada September 2022 lalu. Menurut Politico, pada pertengahan Mei, konsensus masih belum tercapai di UE tentang apakah pipa gas Rusia harus dikenai sanksi.
Pada bulan Maret, Bloomberg melaporkan bahwa beberapa negara Uni Eropa telah secara aktif membeli gas alam cair (LNG) Rusia, dengan Spanyol berada di puncak daftar pembeli pada awal 2023. Impor LNG Rusia dari Spanyol telah melonjak 84% sejak dimulainya perang Ukraina.
Prancis juga muncul sebagai importir LNG utama Rusia, membeli 1,9 juta metrik ton bahan bakar pada tahun 2022. Selanjutnya diikuti oleh Spanyol, yang membeli 533.800 metrik ton, dan Belgia yang mengakuisisi 310.000 metrik ton selama periode yang sama, menurut Bloomberg.
"Spanyol juga merupakan importir terbesar bahan bakar fosil Rusia antara periode 1 Januari dan 9 Maret tahun ini," kata kantor berita RT.
Lihat Juga :