Harga Minyak Turun, Saudi Pangkas Produksi 1 Juta Barel per Hari
Senin, 05 Juni 2023 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
Itu adalah pernyataan penting dari pihak yang sempat mengancam akan keluar dari grup jika tidak mendapatkan kuota yang lebih tinggi.
Sementara, Rusia sebagai produsen OPEC+ terbesar kedua tidak diharuskan untuk melakukan pemangkasan tambahan tahun ini. Namun, seperti anggota lainnya, Rusia memperpanjang pembatasan yang ada selama 12 bulan hingga akhir 2024.
Baca juga: Terungkap Negara-negara Barat Masih Membeli Minyak dan Gas Rusia
Pengumuman kesepakatan OPEC+ ditunda beberapa jam lantaran para menteri butuh lebih banyak waktu untuk bernegosiasi, khususnya negara-negara Afrika yang enggan menurunkan batas produksi mereka.
Pada akhirnya, kebuntuan diselesaikan setelah negara-negara Afrika setuju untuk menurunkan batas produksi dan tunduk pada tinjauan independen atas kapasitas produksi mereka.
Sementara, Rusia sebagai produsen OPEC+ terbesar kedua tidak diharuskan untuk melakukan pemangkasan tambahan tahun ini. Namun, seperti anggota lainnya, Rusia memperpanjang pembatasan yang ada selama 12 bulan hingga akhir 2024.
Baca juga: Terungkap Negara-negara Barat Masih Membeli Minyak dan Gas Rusia
Pengumuman kesepakatan OPEC+ ditunda beberapa jam lantaran para menteri butuh lebih banyak waktu untuk bernegosiasi, khususnya negara-negara Afrika yang enggan menurunkan batas produksi mereka.
Pada akhirnya, kebuntuan diselesaikan setelah negara-negara Afrika setuju untuk menurunkan batas produksi dan tunduk pada tinjauan independen atas kapasitas produksi mereka.
(ind)
Lihat Juga :