Rombak Direksi, Pertamina Geothermal Bagi Dividen Rp1,48 Triliun
Senin, 05 Juni 2023 - 23:31 WIB
loading...
Pertamina Geothermal melaporkan kinerja tahunan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk ( PGEO ) baru saja merampungkan gelaran Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ), di Jakarta, Senin (5/6/2023).
Pemegang saham mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku 2022, di mana anak usaha PT Pertamina (Persero) itu sukses meraup laba bersih sebesar USD127,32 juta.
Sesuai keputusan yang diambil dalam RUPS, laba yang berhasil diraup tersebut sebesar USD100 juta diantaranya bakal dibagi kepada pemegang saham sebagai dividen tunai tahun buku 2022.
Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang
Dengan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp14.850 per dolar AS, maka total nilai dividen tunai yang bakal dibagi mencapai Rp1,48 triliun. Nilai dividen tersebut termasuk di dalamnya dividen interim yang sebelumnya telah dibayarkan pada 27 Januari 2023 lalu sebesar USD70 juta.
Selain dibagi sebagai dividen, sisa dari laba bersih tahun lalu sebesar USD27,32 juta disepakati untuk dibukukan sebagai laba ditahan.
Pemegang saham mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku 2022, di mana anak usaha PT Pertamina (Persero) itu sukses meraup laba bersih sebesar USD127,32 juta.
Sesuai keputusan yang diambil dalam RUPS, laba yang berhasil diraup tersebut sebesar USD100 juta diantaranya bakal dibagi kepada pemegang saham sebagai dividen tunai tahun buku 2022.
Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang
Dengan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp14.850 per dolar AS, maka total nilai dividen tunai yang bakal dibagi mencapai Rp1,48 triliun. Nilai dividen tersebut termasuk di dalamnya dividen interim yang sebelumnya telah dibayarkan pada 27 Januari 2023 lalu sebesar USD70 juta.
Selain dibagi sebagai dividen, sisa dari laba bersih tahun lalu sebesar USD27,32 juta disepakati untuk dibukukan sebagai laba ditahan.
Lihat Juga :