Ajak Pengusaha Singapura Investasi di IKN, Jokowi: Ini Kesempatan Emas
Rabu, 07 Juni 2023 - 15:24 WIB
loading...
Jokowi mengajak investor Singapura berinvestasi di IKN. Foto/BiroSetpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengajak para investor Singapura menanamkan modalnya untuk pengembangan Ibu Kota Nusantara ( IKN ). Menurutnya, ajakan itu merupakan kesempatan emas bagi para investor untuk menjadi bagian dalam pembangunan kota dengan konsep kota pintar masa depan berbasis alam.
Baca juga: IKN Tahap Awal Sudah Terbangun 29,87 Persen, Ada 39 Proyek Senilai Rp24,16 Triliun
“Saya sarankan Anda untuk tidak menunggu terlalu lama. Ini adalah kesempatan emas yang sangat menarik di Indonesia dan Anda bisa menjadi bagian di dalamnya,” kata Jokowi dalam pidatonya pada Ecosperity Week 2023 yang digelar di Sands Expo and Convention Center, Singapura, Rabu (7/52023).
Presiden menekankan bahwa Nusantara merupakan tempat yang nyaman, baik untuk berbisnis maupun sebagai tempat tinggal. Saat ini, kata Jokowi, pembangunan IKN sudah dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan yang ditargetkan rampung tahun depan.
“Untuk sektor swasta, pada tahap awal, kami telah menyiapkan 300 paket investasi dengan total nilai USD2,6 miliar di berbagai bidang seperti perumahan, transportasi, energi, teknologi, dan bidang lainnya,” jelasnya.
Baca juga: IKN Tahap Awal Sudah Terbangun 29,87 Persen, Ada 39 Proyek Senilai Rp24,16 Triliun
“Saya sarankan Anda untuk tidak menunggu terlalu lama. Ini adalah kesempatan emas yang sangat menarik di Indonesia dan Anda bisa menjadi bagian di dalamnya,” kata Jokowi dalam pidatonya pada Ecosperity Week 2023 yang digelar di Sands Expo and Convention Center, Singapura, Rabu (7/52023).
Presiden menekankan bahwa Nusantara merupakan tempat yang nyaman, baik untuk berbisnis maupun sebagai tempat tinggal. Saat ini, kata Jokowi, pembangunan IKN sudah dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan yang ditargetkan rampung tahun depan.
“Untuk sektor swasta, pada tahap awal, kami telah menyiapkan 300 paket investasi dengan total nilai USD2,6 miliar di berbagai bidang seperti perumahan, transportasi, energi, teknologi, dan bidang lainnya,” jelasnya.
Lihat Juga :