Rekrutmen CPNS Tahun Ini Terancam Batal, Kok Bisa?

Kamis, 08 Juni 2023 - 08:37 WIB
loading...
Rekrutmen CPNS Tahun...
Rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023 berpotensi mulur hingga tahun depan. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023 berpotensi mulur hingga tahun depan. Pasalnya, hingga kini usulan formasi Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) belum lengkap.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu usulan formasi CPNS dari Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda) .

"Ini kan kita ada hitungnya banyak ya, kita nunggu instansi-instansi pembina dengan BKN. Ada di Diknas, ada juga di kementerian lain, kita hitung sehingga mana yang urgent dan menjadi prioritas," ujarnya usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023).

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan, pihaknya masih menunggu usulan formasi karena hingga saat ini belum semua K/L dan Pemda menyetorkan jumlah formasi CPNS yang dibutuhkan. Sehingga, Kemenpan RB pun akan kesulitan untuk membuka seleksi bila formasi CPNS belum diterima.

"Jadi formasi harus dihitung total, karena kan KemenpanRB bermain total nasional. Kalau itu belum masuk semua ya agak sulit, karena itu juga harus ada izin prinsip, persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk pembiayaan. Kemenkeu tidak bisa hitung kalau tidak ada jumlahnya. Jadi, itu semua kompleks ya," bebernya.

Bima mengatakan pihaknya menunggu usulan formasi setidaknya hingga pertengahan Juli karena pihaknya masih memiliki waktu hingga akhir tahun untuk melaksanakan rekrutmen CASN 2023.

Baca juga: Miris, ChatGPT Digunakan untuk Curangi Ujian Masuk Pegawai Negeri

Namun, jika sampai pertengahan Juli nanti penetapan formasi ini belum rampung, seleksi CPNS berpotensi untuk mundur hingga tahun depan. Namun, Bima sendiri berharap hal ini tidak terjadi karena tahun depan bertepatan dengan momentum pelaksanaan Pemilu.

"Saya sih berharap akhir Juni ini, paling telat pertengahan Juli lah ya sudah selesai formasi. Kalau lebih, saya harus hati-hati. Jadi tidak berani semuanya mungkin, karena bertepatan dengan Pemilu dan itu berbahaya,” tukasnya.

Baca juga: Tunggu Momentum Umumkan Cawapres, PDIP Sebut Agustus Bulan Keramat

Bima menambahkan, pihaknya juga membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi guna memastikan usulan formasi yang disampaikan oleh K/L dan Pemda sesuai dengan kebutuhan pemerintah.

“Misalnya, pemerintah akhir-akhir ini membahas big data, tapi tidak ada K/L dan Pemda yang mengajukan formasi data analyst. Nah itu harus diperiksa dan dibetulin. Jangan sampai apa yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak sama dengan kebutuhan,” tandasnya.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Purbaya Percepat Seleksi...
Purbaya Percepat Seleksi Rekrutmen Pegawai Bea Cukai Jadi Akhir April 2026, Lulusan SMA Merapat!
Bea Cukai Bakal Buka...
Bea Cukai Bakal Buka Rekrutmen 300 CPNS Lulusan SMA Bulan Depan, Berminat?
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Ingin Kerja di KAI atau...
Ingin Kerja di KAI atau Jadi CPNS? Ini 5 Kampus dengan Jurusan Perkeretaapian
Akses Education Centre...
Akses Education Centre Apresiasi Rekomendasi PLPI Soal Rekrutmen CASN 2026
Rekomendasi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved