Gara-gara Pakai Bahasa Mandarin saat Rapat, DPR Semprot Para Bos Smelter China

Kamis, 08 Juni 2023 - 21:56 WIB
loading...
Gara-gara Pakai Bahasa...
Komisi VII menggelar RDP dengan Kementerian ESDM, Kemenperin, dan perusahaan smelter. Foto/Ilustrasi/Dok
A A A
JAKARTA - Ada yang menarik saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR dengan Plt Direktur Jenderal Minerba (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, dan para petinggi perusahaan smelter nikel yang mayoritas dari China. Rapat itu sendiri membahas soal tata kelola niaga nikel.

Baca juga: Amman Mineral Pastikan Pembangunan Smelter Selesai Tahun Depan

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno yang bertindak sebagai pimpinan rapat terkejut ketika meminta masing-masing bos smelter memperkenalkan diri dan perusahaannya secara singkat. Ternyata banyak yang tidak bisa hadir, sementara mereka yang hadir kebanyakan tidak bisa berbicara bahasa Indonesia.

Bahkan beberapa direktur utama (dirut) memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa Inggris dan Mandarin lantaran memang merupakan warga negara asing (WNA).

Mendengar itu, Eddy pun memprotes lantaran rapat seharusnya menggunakan bahasa Indonesia karena merupakan sidang parlemen resmi. "Ini adalah aturan, sehingga Anda harus diwakili oleh seseorang yang dapat berbicara dalam bahasa Indonesia. Kami akan menunggu presentasi Anda jadi harap orang (penerjemah) Anda hadir di ruangan ini," tegasnya.

Akhirnya, beberapa dirut yang hadir dari perusahaan smelter China itu ditemani penerjemah atau manajer komunikasi perusahaan saat menyampaikan pemaparan mereka. Salah satunya, Dirut PT Wanxiang Nickel Indoneisa yang ditemani manajer komunikasi perusahaan.

“Selamat pagi Bapak Ibu semua, saya Dana selaku asisten manager humas membawa Pak Lee sebagai dirut, beliau tidak bisa bahasa Indonesia, saya yang akan sampaikan ke beliau,” ujarnya.

Beberapa bos perusahaan smelter nikel yang hadir di RDP hari ini yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia (INCO), PT Wanatiara Persada, PT Gunbuster Nickel Industry, PT Obsidian Stainless Steel, dan Halmahera Persada Lygend.

Kemudian PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia, PT Wanxiang Nickel Indonesia, PT QMB New Energy Materials, PT Bukit Smelter Indonesia, PT Huake Nickel Indonesia, dan PT Huayue Nickel Cobalt.

Baca juga: 6.508 Jemaah Haji Gelombang 2 Akan Tiba di Jeddah Hari Ini

Tak hanya itu,aAnggota Komisi VII juga mengeluhkan banyak bos perusahaan smelter yang kedapatan mangkir dari RDP kali ini. Di antaranya PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel, PT Dexin Steel Indonesia, PT Weda Bay Nickel, dan PT Virtue Dragon Nickel Industry.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Putin Nonton Konser...
Putin Nonton Konser saat Pesawat Jatuh Diduga Tewaskan Bos Wagner
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved