Kelola Belanja Negara Rp3.000 Triliun, Sri Mulyani Tidak Minta Tambahan Anggaran

Senin, 12 Juni 2023 - 12:26 WIB
loading...
Kelola Belanja Negara...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak meminta tambahan anggaran meskipun mengelola anggaran belanja negara Rp3.000 triliun. Justru saat ini pihaknya terus melakukan efisiensi melalui transformasi kelembagaan.

"Meskipun Kemenkeu sendiri sebagai pengelola keuangan negara dengan belanja total negara adalah Rp3.000 triliun ini tidak menjadi alasan meminta anggaran lebih banyak," ujar Sri dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (12/6/2023).

Baca Juga: Erick Thohir Minta Tambahan Anggaran ke Sri Mulyani Rp56 Miliar, Buat Apa?

Dia mengatakan lingkungan Kemenkeu terus melakukan efisiensi dari jumlah pegawai. Secara kelembagaan Kemenkeu terus melakukan negative growth dari Sumber Daya Manusia (SDM).

"Terlihat sekali dalam 5 tahun terakhir. Tahun 2019, jumlah SDM Kemenkeu masih sebesar 82.468 orang dan sekarang ada di 78.520 orang. Artinya, jumlah yang retired dibandingkan yang direkrut baru, lebih kecil yang direkrut sehingga, total headcount menurun," ungkapnya.

Sri Mulyani mengatakan efisiensi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Transformasi digital di lingkungan Kemenkeu terbukti mampu memperbaiki tata kelola dan perbaikan layanan.

Baca Juga: Menteri Basuki Minta Anggaran Kementeriannya Naik Jadi Rp128,15 Triliun

"Kami terus menata SDM agar mereka tidak hanya dari jumlah, namun kompetensi dan karakter untuk pelayanan. Kami juga mensimplifikasi proses bisnis agar pelayanan lebih pasti dan efisien," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved