Nasib Impor KRL Bekas: Menperin Ikut BPKP, Luhut Bilang Begini!

Senin, 12 Juni 2023 - 19:49 WIB
loading...
Nasib Impor KRL Bekas:...
Impor KRL bekas masih terus digodok. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia ( PT KCI ) mencatat pada Senin (12/6/2023) pukul 15.30 pengguna KRL Jabodetabek mencapai 473.307 orang. Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan diperbolehkannya masyarakat tidak menggunakan masker serta fasilitas prasarana yang disiapkan pemerintah semakin bagus.

Baca juga: Tanpa Impor KRL Bekas, KCI Optimistis Bisa Angkut 1,5 Juta Penumpang per Hari

Ada pandangan untuk memenuhi kebutuhan pengguna KRL yang terus meningkat diperlukan impor KRL bekas dari Jepang. Impor dilakukan lantaran terdapat sejumlah rangkaian yang akan dipensiunkan pada tahun ini.

Meski begitu, rencana tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya rencana tersebut mendapatkan penolakan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Perindustrian.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengacu pada hasil audit yang telah dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang tidak merekomendasikan impor.

"Menurut hasil BPKP impor itu tidak diperlukan. Jadi sekali lagi supaya paham, kita sepakat apa yang menjadi keputusan BPKP, kita akan ikut. Jadi ini bukan keputusan Kemenperin," ujar Agus saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (12/6/2023).

Di samping itu, terkait opsi impor KRL bekas darurat, Agus menampiknya. Menurut dia, pemerintah tidak membahas kondisi tersebut. Dia menilai, tahun ini adalah momentum emas untuk melakukan reformasi bagi pemerintah, dalam sektor perkeretaapian nasional, sehingga opsi impor memang tidak perlu dilakukan.

"Saya tidak pernah dengar bahwa ada opsi impor KRL darurat, pernyataan Pak Erick (Menteri BUMN) saja tidak mengarah ke situ kok," tegas Agus.

Di sisi lain, Kementerian BUMN merencanakan 12 rangkaian kereta yang akan diimpor meskipun hasil dari BPKP tidak merekomendasikan impor. Saat ini keputusan impor tersebut berada di tangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut selaku pihak yang menaungi impor tersebut mengatakan bahwa keputusan impor masih belum ditentukan. Kata Luhut, keputusan tersebut masih perlu dirapatkan terlebih dahulu. Jadi belum ada kepastian ditolak atau tidaknya impor KRL.

Baca juga: Ketika Miliarder Mark Zuckerberg dan Jeff Bezos Lebih Suka Pamer Otot Daripada Saldo

"Nanti kita rapatin dulu, kalau sudah dirapatin saya kasih tahu ya. Kan belum dirapatin, gimana tahu menolak," kata Luhut di Istana Presiden, Jakarta, Senin (12/6/2023).

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
4 Juta Barel Minyak...
4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS
Pengecualian Sanksi...
Pengecualian Sanksi AS, India Banjir Minyak Rusia Melonjak 90%
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Rekomendasi
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved