Pengembangan Infrastruktur Gas Perlu Digenjot di Era Transisi Energi

Selasa, 13 Juni 2023 - 21:09 WIB
loading...
Pengembangan Infrastruktur...
Chairman Indonesia Gas Society (IGS) Aris Mulya Azof (kanan) di acara 10th Indogas and Power 2023: Indonesia Gas Conference and Exhibition di Jakarta, Selasa (13/6/2023). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Era transisi energi diyakini menjadi momentum untuk mengoptimalkan penggunaan gas sebelum sepenuhnya beralih ke energi terbarukan. Namun, momentum tersebut terancam lewat begitu saja lantaran belum siapnya infrastruktur gas di dalam negeri.

Hal itu terungkap dalam diskusi di acara "10th Indogas and Power 2023: Indonesia Gas Conference and Exhibition" di Jakarta, Selasa (13/6/2023). Chairman Indonesia Gas Society (IGS) Aris Mulya Azof mengatakan, infrastruktur menjadi kunci untuk meningkatkan konektivitas penyaluran gas di Indonesia.

"Ada dua masalah di kita. Pertama soal suplai, produksi gas dalam skala besar tidak kontinyu, artinya terputus dengan pengembangan baru. Kedua, kurangnya infrastruktur," kata Aris saat berbicara pada konferensi tersebut.

Baca Juga: Optimalisasi Pemanfaatan Gas Penting di Masa Transisi Energi

Aris mengungkapkan, selain masalah suplai dan infrastruktur, harga gas, dalam artian kemampuan konsumen untuk menyerap dengan harga yang sesuai keekonomian dari hulu, juga masih menjadi tantangan cukup besar. Hal ini menurutnya juga masih berhubungan dengan ketersediaan infrastruktur gas.

Terkait dengan itu, Direktur Pembinaan Program Migas Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Mustafid Gunawan mengatakan, pemerintah melalui berbagai kebijakan yang sudah dikeluarkan maupun yang tengah disiapkan, berupaya mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Di antaranya, mengarahkan pengembangan kawasan industri yang berbasis gas. "Lokasinya nanti akan berdekatan dengan sumber gas alam, kita harap industrinya bisa makin efisien," jelasnya.

Kebijakan-kebijakan yang dibuat menurutnya bertujuan untuk memanfaatkan potensi gas bumi Indonesia yang cukup besar. Beberapa blok migas yang ditawarkan pemerintah dalam lelang sebagian besar memiliki potensi gas alam.

Baca Juga: Mengenal Pasukan Khusus Akhmat, Pengganti Tentara Bayaran Wagner untuk Perang di Ukraina

Mustafid menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan empat prioritas utama untuk pengembangan bisnis gas di dalam negeri. Pertama, percepatan pemanfaatan gas domestik. Pemanfaatan gas domestik pada 2022 tercatat mencapai 68% dari total gas yang dimonetisasi dengan mendongkrak penciptaan permintaan gas bumi.

Kedua, mengamankan pasokan gas dan LNG untuk menambah cadangan gas Indonesia dengan mengintensifkan kegiatan hulu migas. Ketiga, mengintegrasikan infrastruktur gas dan menciptakan solusi yang inovatif.

"Keempat, menyediakan gas yang andal dan terjangkau bagi pelanggan akhir dengan menciptakan konstruksi pipa distribusi yang hemat biaya dan marjin perdagangan yang adil serta mengatur harga gas untuk sektor strategis, seperti listrik, rumah tangga, transportasi, dan industri terpilih," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Legislator PAN Dorong...
Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved