Menuju Rp8.000 Triliun dan Jadi Utang Terbesar Sejak Merdeka, Ini Jawaban Lugas Kemenkeu

Rabu, 14 Juni 2023 - 16:40 WIB
loading...
Menuju Rp8.000 Triliun...
Kemenkeu tegaskan utang Indonesia masih dalam batas aman. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) buka suara mengenai narasi yang berkembang di masyarakat terkait utang Indonesia saat ini yang mencapai level yang tertinggi sejak kemerdekaan Indonesia pada 1945. Direktur Surat Utang Negara dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPRR) Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, narasi yang berkembang tidak salah, namun dinilai tidak lengkap.

Baca juga: Utang Infrastruktur RI Tembus Rp101 Triliun, Terbesar dari Bank Dunia

“Sekarang ini utang kita levelnya paling tinggi sejak kemerdekaan, ini statement yang benar tapi kurang lengkap. Selama APBN kita defisit, atau pendapatan kita masih lebih kecil dibandingkan belanja, maka utang kita akan meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jadi statement Pak Jusuf Kalla berlaku sejak zaman Presiden Soekarno, ketika utang akan terus meningkat dari tahun sebelumnya dan lebih tinggi dibandingkan masa kemerdekaan,” ujar Deni dalam CNBC Money Talks di Jakarta, Rabu (14/6/2023).

Walaupun utang selalu mengalami peningkatan, Deni melanjutkan, ukuran ekonomi Indonesia yang dilihat melalui produk domestik bruto (PDB) juga semakin besar. Angkanya pun disebut tertinggi sejak kemerdekaan Indonesia, sehingga kemampuan Indonesia dalam membayar utang juga semakin meningkat.

Dengan demikian, kondisi utang Indonesia berada dalam kondisi yang aman dan tidak berbahaya. Selain itu, Deni memaparkan Indonesia sepanjang sejarah tidak pernah mengalami gagal bayar.

“Kalau kita bicara apakah utang kita di kondisi yang berbahaya? Maka risiko berbahaya adalah ketika suatu negara atau perusahaan tidak bisa membayar kewajiban atau gagal bayar (default), baik dalam pembayaran bunga atau pokoknya. Dalam sejarah, Indonesia belum pernah default,” bebernya.

Sebagai informasi, sebelumnya pada akhir Mei 2023 lalu, Jusuf Kalla (JK) menyebut utang pemerintah Indonesia sangat besar. "Setahun bayar utang lebih Rp1.000 triliun, terbesar dalam sejarah Indonesia sejak merdeka," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Tak Tepat Kaitkan Utang...
Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG, Pakar: Cara Berpikir Fiskal Terlalu Dangkal
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Tere Liye: Suara Lugas...
Tere Liye: Suara Lugas di Tengah Normalisasi Utang Pemerintah
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved