Demi Cuan, KCIC Bakal Jual Hak Penamaan Stasiun Kereta Cepat
Rabu, 14 Juni 2023 - 17:03 WIB
loading...
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Stasiun Kereta Cepat Tegalluar di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/5/2023). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan bakal menjual hak penamaan pada setiap stasiun yang dilalui Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) . Hal ini serupa dengan yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta .
Adapun penjualan hak penamaan stasiun tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan perusahaan di samping pendapatan dari penjualan tiket dan juga iklan.
General Manager Property & Non-Farebox Business Development KCIC, Devin Pranata mengatakan, pihaknya telah menawarkan hak penamaan tersebut kepada 10 pihak yang tertarik.
"Mereka sudah memberikan feedback yang positif soal ini," ujarnya saat ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Rabu (14/6/2023). Meski begitu, Devin masih enggan mengungkapkan perusahaan mana saja yang namanya bakal terpampang di stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung.
Untuk diketahui, jumlah stasiun pemberhentian untuk perjalanan dengan kereta cepat ini sebanyak empat stasiun dengan satu depo.
Empat stasiun tersebut adalah Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar yang sekaligus menjadi depo.
Baca juga: KCIC Pastikan Kereta Cepat Beroperasi Agustus, Oktober 2023 Mulai Berbayar
Menurut Devin, nantinya masing-masing stasiun memiliki harga hak penamaan yang berbeda-beda. Hal itu dipengaruhi oleh lokasi dari stasiun tersebut. Pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan pihak lembaga audit Deloitte terkait besaran harga hak penamaan stasiun ini.
Adapun penjualan hak penamaan stasiun tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan perusahaan di samping pendapatan dari penjualan tiket dan juga iklan.
General Manager Property & Non-Farebox Business Development KCIC, Devin Pranata mengatakan, pihaknya telah menawarkan hak penamaan tersebut kepada 10 pihak yang tertarik.
"Mereka sudah memberikan feedback yang positif soal ini," ujarnya saat ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Rabu (14/6/2023). Meski begitu, Devin masih enggan mengungkapkan perusahaan mana saja yang namanya bakal terpampang di stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung.
Untuk diketahui, jumlah stasiun pemberhentian untuk perjalanan dengan kereta cepat ini sebanyak empat stasiun dengan satu depo.
Empat stasiun tersebut adalah Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar yang sekaligus menjadi depo.
Baca juga: KCIC Pastikan Kereta Cepat Beroperasi Agustus, Oktober 2023 Mulai Berbayar
Menurut Devin, nantinya masing-masing stasiun memiliki harga hak penamaan yang berbeda-beda. Hal itu dipengaruhi oleh lokasi dari stasiun tersebut. Pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan pihak lembaga audit Deloitte terkait besaran harga hak penamaan stasiun ini.
Lihat Juga :