BFI Finance Catatkan Nilai Restrukturisasi Rp4,1 Triliun

Sabtu, 25 Juli 2020 - 04:37 WIB
loading...
BFI Finance Catatkan...
BFI Finance sejak April hingga Juni 2020 telah meloloskan restrukturisasi pembiayaan sebesar Rp4,1 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT BFI Finance Indonesia Tbk mencatat sejak April hingga Juni 2020 telah meloloskan restrukturisasi pembiayaan sebesar Rp4,1 triliun untuk 67.480 kontrak. Nilai tersebut setara 25% dari total nilai piutang pembiayaan Perusahaan.

Dampaknya rasio kredit bermasalah (non-performing financing/NPF) mengalami peningkatan, dari kondisi sebelumnya kisaran 1% meningkat menjadi sebesar 3,7% di akhir Juni 2020. (Baca: Pembiayaan Mobil Bekas Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19 )

Namun demikian, perseroan telah melakukan pencadangan untuk memitigasi risiko dimana nilai cadangan kerugian meningkat dari 2,0% di akhir 2019 menjadi 6,0% di akhir semester I/2020.

“Meskipun ada peningkatan NPF, kami tetap melakukan manajemen keuangan dan manajemen risiko secara hati-hati. Dimana pencadangan kerugian piutang telah ditingkatkan secara masif untuk mengantisipasi potensi kerugian piutang yang akan timbul di semester II,” ujar Finance Director dan Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono, di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Pihaknya menjalankan operasional dengan manajemen risiko yang terukur dan prudent, sembari terus berada dalam koridor peraturan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya dalam pemberian fasilitas keringanan kredit bagi konsumen melalui restrukturisasi pembiayaan. (Baca juga: Mau Suntik Dana ke Bank, LPS Tetap Butuh Resep OJK )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Tembus 10.000 Peserta,...
Tembus 10.000 Peserta, BFI RUN 2026 di ICE BSD City Berhadiah Destinasi Sydney dan Yokohama
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved