Sejarah Wall Street, Wilayah Pusat Bursa Efek New York
Kamis, 15 Juni 2023 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
Sejarah Wall Street sebagai pusat keuangan dimulai dengan adanya perbudakan. Menjelang akhir abad ke 18, sebagian besar orang New York ingin bersaing untuk memodernisasi pasar tersebut layaknya Philadelphia yang menjadi pusat keuangan Amerika Serikat kala itu.
Wall Street pun mulai beralih menjadi pusat keuangan pada tahun 1792. Saat itu sebanyak 24 pialang saham paling berpengaruh sepakat untuk menandatangani Perjanjian Buttonwood.
Perjanjian tersebut berisi tentang penetapan sekuritas perdagangan berbasis komisi umum. Beberapa sekuritas yang diperdagangkan yakni obligasi perang, serta saham perbankan seperti Bank of New York dan Bank of North America.
Pada tahun 1817, mereka merevisi namanya menjadi Komisi York Stock Exchange. Organisasi tersebut kemudian menyewakan ruang untuk perdagangan sekuritas di beberapa lokasi Wall Street.
Setelah Perang Dunia I, New York pun berhasil melampaui Inggris dengan menjadi pusat keuangan terbesar dan berpengaruh di dunia. Mereka pun kemudian menjadikan Wall Street sebagai pusat bursa efek New York.
Wall Street pun mulai beralih menjadi pusat keuangan pada tahun 1792. Saat itu sebanyak 24 pialang saham paling berpengaruh sepakat untuk menandatangani Perjanjian Buttonwood.
Perjanjian tersebut berisi tentang penetapan sekuritas perdagangan berbasis komisi umum. Beberapa sekuritas yang diperdagangkan yakni obligasi perang, serta saham perbankan seperti Bank of New York dan Bank of North America.
Pada tahun 1817, mereka merevisi namanya menjadi Komisi York Stock Exchange. Organisasi tersebut kemudian menyewakan ruang untuk perdagangan sekuritas di beberapa lokasi Wall Street.
Setelah Perang Dunia I, New York pun berhasil melampaui Inggris dengan menjadi pusat keuangan terbesar dan berpengaruh di dunia. Mereka pun kemudian menjadikan Wall Street sebagai pusat bursa efek New York.
(bim)
Lihat Juga :