Diplomasi Investasi Sandiaga Uno: Ajak Menkes Singapura Yoga di Gunung Merapi

Jum'at, 16 Juni 2023 - 13:52 WIB
loading...
Diplomasi Investasi...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Singapura, Jumat (16/6/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
SINGAPURA - Kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ke luar negeri berlabuh di Singapura pada hari ini, Jumat (16/6/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Sandi bersama rombongan menginap di The Ritz Carlton Hotel Millenia, Marina Bay, Singapura . Agenda kerja pertama Sandiaga Uno diawali dengan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung di Colony Restaurant Level 3, The Ritz Carlton Hotel Millenia.

Dalam pertemuan itu, Sandiaga Uno mengungkapkan banyak hal tentang Indonesia, termasuk soal status Covid-19 serta pariwisata yang kini kembali bangkit dan menggeliat.

Baca Juga: Tugas Sandiaga Akan Diumumkan di Rapimnas PPP

Satu di antaranya soal wisata bawah laut di Raja Ampat, Papua Barat Daya yang sangat Indah. "Bapak dapat berkunjung ke Indonesia dan menikmati indahnya bawah laut, diving di Raja Ampat," ungkap Sandiaga Uno.

Tawaran tersebut disambut baik Ong Ye Kung. Dirinya mengaku sudah lama menunggu untuk bisa berlibur ke Raja Ampat. "Saya sudah menunggu lama untuk bisa pergi ke Raja Ampat. Saya pastikan akan berkunjung ke sana," ungkap Ong Ye Kung.

"Saya tidak terlalu suka olahraga lari ataupun sepakbola, jadi saya akan menyelam atau melihat gunung-gunung berapi di Indonesia," ujarnya.

Pernyataan Ong Ye Kung ditanggapi Sandiaga Uno. Diungkapkannya, setelah menjelajahi keindahan bawah laut Raja Ampat, dirinya berencana menjejaki sejumlah gunung berapi di Pulau Jawa, seperti Gunung Merapi dan Gunung Bromo.

Dalam perjalanan di Gunung Merapi dan Gunung Bromo, Sandiaga Uno mengungkapkan wisatawan dapat melakukan sejumlah kegiatan.

Di antaranya yoga yang mampu memberikan ketenangan raga dan spiritual. "Oke itu baru, saya sangat tertarik dengan perjalanan wisata itu," sambut Ong Ye Kung.

Bersamaan dengan hal tersebut, dirinya mengajak Pemerintah Singapura untuk berkolaborasi dalam pembangunan pusat kesehatan unggulan (center of excellence) yang akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.

"Kita juga meluncurkan event spesial wisata kesehatan dan kita berharap akan ada banyak investor, sehingga dapat meningkatkan hubungan yang lebih kuat," ungkap Sandiaga Uno.

"Karena dengan medical tourism kita mendapatkan keuntungan dari Singapura, dan menawarkan Sanur Bali sebagai center of excellence untuk medical tourism," jelasnya.

Tawaran tersebut kembali disambut antusias Ong Ye Kung. Dirinya berharap dapat segera mempelajari konsep wisata kesehatan, sehingga kolaborasi dapat disegerakan.

"Saya menunggu untuk mempelajari konsep medical tourism ini dan saya harapkan hal tersebut bisa kita kolaborasikan bersama-sama," jelasnya.

Usai berbincang sembari sarapan keduanya pun mengakhiri pertemuan dengan bersalaman. Keduanya berjanji akan bertemu kembali untuk menikmati keindahan alam Nusantara sekaligus merampungkan perjanjian terkait wisata kesehatan di IndonesiaKunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno ke luar negeri berlabuh di Singapura pada hari ini, Jumat (16/6/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Sandi bersama rombongan menginap di The Ritz Carlton Hotel Millenia, Marina Bay, Singapura. Agenda kerja pertama Sandiaga Uno diawali dengan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung di Colony Restaurant Level 3, The Ritz Carlton Hotel Millenia.

Dalam pertemuan itu, Sandiaga Uno mengungkapkan banyak hal tentang Indonesia, termasuk soal status Covid-19 serta pariwisata yang kini kembali bangkit dan menggeliat.

Satu di antaranya soal wisata bawah laut di Raja Ampat, Papua Barat Daya yang sangat Indah. "Bapak dapat berkunjung ke Indonesia dan menikmati indahnya bawah laut, diving di Raja Ampat," ungkap Sandiaga Uno.

Tawaran tersebut disambut baik Ong Ye Kung. Dirinya mengaku sudah lama menunggu untuk bisa berlibur ke Raja Ampat. "Saya sudah menunggu lama untuk bisa pergi ke Raja Ampat. Saya pastikan akan berkunjung ke sana," ungkap Ong Ye Kung.

"Saya tidak terlalu suka olahraga lari ataupun sepakbola, jadi saya akan menyelam atau melihat gunung-gunung berapi di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: PDIP Ungkap PPP Ajukan Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar

Pernyataan Ong Ye Kung ditanggapi Sandiaga Uno. Diungkapkannya, setelah menjelajahi keindahan bawah laut Raja Ampat, dirinya berencana menjejaki sejumlah gunung berapi di Pulau Jawa, seperti Gunung Merapi dan Gunung Bromo.

Dalam perjalanan di Gunung Merapi dan Gunung Bromo, Sandiaga Uno mengungkapkan wisatawan dapat melakukan sejumlah kegiatan. Di antaranya yoga yang mampu memberikan ketenangan raga dan spiritual. "Oke itu baru, saya sangat tertarik dengan perjalanan wisata itu," sambut Ong Ye Kung.

Bersamaan dengan hal tersebut, dirinya mengajak Pemerintah Singapura untuk berkolaborasi dalam pembangunan pusat kesehatan unggulan (center of excellence) yang akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.

"Kita juga meluncurkan event spesial wisata kesehatan dan kita berharap akan ada banyak investor, sehingga dapat meningkatkan hubungan yang lebih kuat," ungkap Sandiaga Uno.

"Karena dengan medical tourism kita mendapatkan keuntungan dari Singapura, dan menawarkan Sanur Bali sebagai center of excellence untuk medical tourism," jelasnya.

Tawaran tersebut kembali disambut antusias Ong Ye Kung. Dirinya berharap dapat segera mempelajari konsep wisata kesehatan, sehingga kolaborasi dapat disegerakan.

"Saya menunggu untuk mempelajari konsep medical tourism ini dan saya harapkan hal tersebut bisa kita kolaborasikan bersama-sama," jelasnya.

Usai berbincang sembari sarapan keduanya pun mengakhiri pertemuan dengan bersalaman. Keduanya berjanji akan bertemu kembali untuk menikmati keindahan alam Nusantara sekaligus merampungkan perjanjian terkait wisata kesehatan di Indonesia
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Diplomasi...
Indonesia Perkuat Diplomasi Gambut Tropis melalui ITPC di Forum GPI Peru
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Berita Terkini
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved