Jejak Pertamina Go Global, Teken Kontrak Baru dengan Sonatrach dan Repsol di Aljazair
Minggu, 18 Juni 2023 - 16:26 WIB
loading...
Pertamina melalui anak perusahaan Subholding Upstream, PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang beroperasi di Aljazair di bawah PT Pertamina Algeria EP (PAEP) berhasil memperpanjang kontrak baru. Foto/Dok
A
A
A
ALJAZAIR - Pertamina melalui anak perusahaan Subholding Upstream, PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang beroperasi di Aljazair di bawah PT Pertamina Algeria EP (PAEP) berhasil memperpanjang kontrak baru hidrokarbon di Menzel Lejmat Nord (MLN), Blok 405 yang dilaksanakan sesuai perundangan Aljazair No. 19-13 yang mengatur aktivitas kegiatan hidrokarbon. Penandatanganan dilakukan di kantor pusat Sonatrach pada Kamis, 15 Juni 2023.
Baca Juga: Upaya Pertamina Mencari Energi hingga ke Gurun Sahara
PIEP bersama mitranya, Sonatrach dan Repsol Exploracion 405a SA terus menunjukkan kemampuan dalam mengoperasikan blok onshore minyak dan gas. Dengan kepercayaan ini, kontrak bagi hasil yang ditandatangani merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang disepakati antara ketiga perusahaan pada 28 September 2022.
Baca Juga: RUPS Pertamina Tetapkan Jajaran Direksi Baru
Kerjasama operasi di bawah kontrak yang disebutkan di atas yaitu lapangan MLN dan sembilan lapangan lainnya yang mencakup unitisasi Ourhoud dan El Merk.
Program kerja tersebut khususnya meliputi pengeboran dua belas sumur minyak dan sumur injeksi air, penyambungan sumur pengembangan baru, dan pembangunan unit ekstraksi LPG dan proyek akuisisi seismik 3D WAG (Water Alternating Gas), serta proyek produksi energi tenaga surya.
Jumlah total investasi yang direncanakan untuk pelaksanaan pengembangan ini diperkirakan lebih dari USD 800 juta dan jumlah sumberdaya hampir mencapai 150 juta barel setara minyak.
Baca Juga: Upaya Pertamina Mencari Energi hingga ke Gurun Sahara
PIEP bersama mitranya, Sonatrach dan Repsol Exploracion 405a SA terus menunjukkan kemampuan dalam mengoperasikan blok onshore minyak dan gas. Dengan kepercayaan ini, kontrak bagi hasil yang ditandatangani merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang disepakati antara ketiga perusahaan pada 28 September 2022.
Baca Juga: RUPS Pertamina Tetapkan Jajaran Direksi Baru
Kerjasama operasi di bawah kontrak yang disebutkan di atas yaitu lapangan MLN dan sembilan lapangan lainnya yang mencakup unitisasi Ourhoud dan El Merk.
Program kerja tersebut khususnya meliputi pengeboran dua belas sumur minyak dan sumur injeksi air, penyambungan sumur pengembangan baru, dan pembangunan unit ekstraksi LPG dan proyek akuisisi seismik 3D WAG (Water Alternating Gas), serta proyek produksi energi tenaga surya.
Jumlah total investasi yang direncanakan untuk pelaksanaan pengembangan ini diperkirakan lebih dari USD 800 juta dan jumlah sumberdaya hampir mencapai 150 juta barel setara minyak.
Lihat Juga :