Utang Inggris Melebihi 100% Terhadap PDB, Angkanya Tembus Rp48.874 Triliun

Minggu, 25 Juni 2023 - 06:25 WIB
loading...
Utang Inggris Melebihi...
Utang bersih sektor publik Inggris pada bulan Mei 2023 mencapai level tertinggi dalam lebih dari enam dekade dan sekarang melebihi output ekonomi tahunan negara itu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Utang bersih sektor publik Inggris pada bulan Mei 2023 mencapai level tertinggi dalam lebih dari enam dekade dan sekarang melebihi output ekonomi tahunan negara itu. Hal ini diungkapkan Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) pada tengah pekan kemarin.

Baca Juga: Utang Negara Italia Meroket ke Level Tertinggi, Tiap Orang Menanggung Rp746 Juta

Lonjakan terjadi ketika pinjaman pemerintah telah melampaui perkiraan. Utang bersih sektor publik tidak termasuk pinjaman dari bank-bank yang dikendalikan negara mencapai 2.567 triliun pounds atau USD3,28 triliun yang jika dirupiahkan tembus Rp48.874 triliun (Kurs Rp14.900/USD) pada akhir bulan lalu yang setara 100,1% dari produk domestik bruto (PDB), kata ONS.

Baca Juga: Utang Menggunung, AS Bisa Lengser dari Kekuatan Finansial Global

Ini menjadi pertama kalinya rasio utang Inggris berada di atas 100% terhadap PDB sejak 1961, yang berarti bahwa pinjaman sektor publik sekarang lebih besar daripada ekonomi Inggris .

Tercatat pinjaman pemerintah mencapai USD25,5 miliar pada bulan Mei, turun USD3,8 miliar) dari April 2023. Akan tetapi masih melebihi ekspektasi konsensus sebesar USD24,8 miliar, menurut ONS.

Angka pinjaman bulan lalu adalah USD13,6 miliar lebih tinggi dari pada Mei 2022 dan merupakan level tertinggi kedua yang tercatat di bulan Mei sejak catatan bulanan dimulai pada tahun 1993.

ONS merilis angka utang bersama dengan data inflasi terbaru, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan harga konsumen tetap tinggi di Inggris. "Ini kemungkinan akan mendorong pengeluaran melalui peningkatan pembayaran bunga utang dan manfaat terkait inflasi dan kredit pajak," kata ekonom PwC, Divya Sridhar.

Inflasi di negara itu bulan lalu telah mencapai 8,7% dan melebihi ekspektasi untuk bulan keempat berturut-turut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Rekomendasi
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved