5 Negara Maju yang Pernah Mengalami Krisis Moneter Terburuk, Nomor 2 Dinyatakan Bangkrut

Minggu, 25 Juni 2023 - 11:00 WIB
loading...
A A A
2. Yunani
Krisis keuangan yang terjadi di Yunani pada 2010 merupakan imbas krisis yang di Amerika yang disambut dengan kondisi keuangan negara itu. Salah satunya akumulasi defisit anggaran sebesar 6% selama 30 tahun. Ditambah lagi negara itu mengadopsi kebijakan moneter dengan seluruh Eropa. Gara-gara krisis ini Yunani mengalami gagal bayar atas utang yang jatuh tempo. Pada 2012 Yunani dinyatakan bangkrut setelah gagal membayar utang sebesar USD138 miliar. Beruntung Yunani kemudian mendapatkan bantuan dari IMF dan Eropa sebanyak USD160 miliar.

3. Rusia
Krisis keuangan Rusia yang juga disebut krisis rubel dimulai pada pertengahan Agustus 1998. Krisis ini mengakibatkan pemerintah Rusia dan Bank Sentral Rusia mendevaluasi rubel dan gagal membayar utangnya. Krisis tersebut berdampak parah pada ekonomi banyak negara tetangga mereka, seperti Lituania, Latvia, Estonia, Belarus, Kazakhstan, Moldova, Ukraina dan Uzbekistan. Salah satu penyebabnya adalah pinjaman luar negeri digunakan untuk membiayai investasi dalam negeri. Ketika tidak mampu membayar kembali pinjaman itu, rubel terpaksa terdevaluasi.

4. Spanyol

Krisis keuangan Spanyol terjadi pada rentang 2008–2014. Krisis di Negeri Matador ini juga dikenal sebagai Resesi Hebat di Spanyol atau Depresi Besar Spanyol. Krisis ini bermula pada 2008 selama krisis keuangan dunia 2007-20008 . Pada tahun 2012, Spanyol terlambat berpartisipasi dalam krisis utang negara Eropa ketika tidak dapat menyelamatkan sektor keuangannya dan harus mengajukan paket penyelamatan 100 miliar euoro kepada Mekanisme Stabilitas Eropa (ESM).

Penyebab utama krisis Spanyol adalah gelembung perumahan dan tingkat pertumbuhan PDB tinggi yang tidak berkelanjutan. Pendapatan pajak yang menggelembung dari sektor konstruksi dan investasi properti yang melonjak membuat pendapatan pemerintah Spanyol tetap surplus, meskipun pengeluaran meningkat tajam hingga tahun 2007 . Bank-bank di Spanyol melanggar standar Dewan Standar Akuntansi Internasional. Bank-bank di Spanyol mampu menyembunyikan kerugian dan volatilitas pendapatan, menyesatkan regulator, analis, dan investor, dan dengan demikian membiayai gelembung real estat Spanyol.

Krisis ini sangat menghancurkan Spanyol, termasuk penurunan ekonomi yang kuat, peningkatan pengangguran yang parah, dan kebangkrutan perusahaan besar.

5. Swedia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved