5 Negara Maju yang Pernah Mengalami Krisis Moneter Terburuk, Nomor 2 Dinyatakan Bangkrut
Minggu, 25 Juni 2023 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Krisis keuangan di Swedia terjadi pada periode 1990 hingga 1994. Krisis ini bermula dari gelembung perumahan yang kemudian mengakibatkan krisis kredit perbankan dan kebangkrutan bank yang meluas. Untuk meredakan kecemasan, pemerintah Swedia mengumumkan bahwa negara akan menjamin semua simpanan bank dan kreditur dari 114 bank.
Pemerintah Swedia mengasumsikan utang yang bank macet harus dicatat sebagai kerugian dan menerbitkan kepemilikan (saham biasa) kepada pemerintah. Pemegang saham di bank besar yang tersisa terdilusi oleh rekapitalisasi swasta (artinya mereka menjual ekuitas kepada investor baru).
Dua bank besar di Swedia, yaitu Nordbanken dan Götabanken diberikan dukungan finansial dan dinasionalisasi dengan biaya 64 miliar kronor. Utang macet perusahaan dialihkan ke perusahaan manajemen aset Securum dan Retriva yang menjual aset, terutama real estat, yang dipegang bank sebagai jaminan atas utang tersebut.
Baca juga: Deretan KSAD yang Kariernya Melejit Jadi Panglima TNI Sedekade Terakhir, Nomor 3 Menantu Eks Kepala BIN
Swedia membentuk Bank Support Authority untuk mengawasi institusi yang membutuhkan rekapitalisasi. Dana talangan awalnya menelan biaya sekitar 4% dari PDB Swedia, kemudian diturunkan menjadi antara 0–2% dari PDB tergantung pada berbagai asumsi karena nilai saham yang kemudian dijual ketika bank yang dinasionalisasi diprivatisasi.
Pemerintah Swedia mengasumsikan utang yang bank macet harus dicatat sebagai kerugian dan menerbitkan kepemilikan (saham biasa) kepada pemerintah. Pemegang saham di bank besar yang tersisa terdilusi oleh rekapitalisasi swasta (artinya mereka menjual ekuitas kepada investor baru).
Dua bank besar di Swedia, yaitu Nordbanken dan Götabanken diberikan dukungan finansial dan dinasionalisasi dengan biaya 64 miliar kronor. Utang macet perusahaan dialihkan ke perusahaan manajemen aset Securum dan Retriva yang menjual aset, terutama real estat, yang dipegang bank sebagai jaminan atas utang tersebut.
Baca juga: Deretan KSAD yang Kariernya Melejit Jadi Panglima TNI Sedekade Terakhir, Nomor 3 Menantu Eks Kepala BIN
Swedia membentuk Bank Support Authority untuk mengawasi institusi yang membutuhkan rekapitalisasi. Dana talangan awalnya menelan biaya sekitar 4% dari PDB Swedia, kemudian diturunkan menjadi antara 0–2% dari PDB tergantung pada berbagai asumsi karena nilai saham yang kemudian dijual ketika bank yang dinasionalisasi diprivatisasi.
(uka)
Lihat Juga :