Token Besutan Anak Bangsa Ramaikan Pasar Kripto Nasional
Senin, 26 Juni 2023 - 15:59 WIB
loading...
Pasar aset kripto Indonesia akan semakin ramai dengan kehadiran pemain baru. Foto/Ilustrasi/MoneyUSNews
A
A
A
JAKARTA - Pangsa pasar mata uang digital atau aset kripto di Tanah Air kian menarik. Di penghujung Juni 2023, Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi ( Bappebti ) mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia.
Baca juga: Reku Jadi Fintech Kripto Pertama di Indonesia yang Boleh Melakukan Staking
Dalam aturan ini terdapat daftar baru aset kripto yang legal dan boleh diperdagangan secara legal. Sebanyak 501 aset kripto kini tercantum dalam Peraturan Bappebti (PerBa) No. 4 tahun 2023 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.
Salah satu aset kripto token besutan anak bangsa, CREO, berhasil ditambahkan di urutan 496 sebagai aset kripto legal yang berhasil lulus uji ketat Bappebti di tahun 2023. Beleid Bappebti terbaru ini merupakan perubahan atas PerBa No. 11 tahun 2022.
Di balik token lokal CREO adalah Creo Engine, sebuah perusahaan penyedia platform gaming berbasis Web3 yang digaungi oleh CEO Javier Tan dan CTO Darrel Wijaya. Keduanya juga merupakan founder dari projek Creo Engine.
Baca juga: Reku Jadi Fintech Kripto Pertama di Indonesia yang Boleh Melakukan Staking
Dalam aturan ini terdapat daftar baru aset kripto yang legal dan boleh diperdagangan secara legal. Sebanyak 501 aset kripto kini tercantum dalam Peraturan Bappebti (PerBa) No. 4 tahun 2023 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.
Salah satu aset kripto token besutan anak bangsa, CREO, berhasil ditambahkan di urutan 496 sebagai aset kripto legal yang berhasil lulus uji ketat Bappebti di tahun 2023. Beleid Bappebti terbaru ini merupakan perubahan atas PerBa No. 11 tahun 2022.
Di balik token lokal CREO adalah Creo Engine, sebuah perusahaan penyedia platform gaming berbasis Web3 yang digaungi oleh CEO Javier Tan dan CTO Darrel Wijaya. Keduanya juga merupakan founder dari projek Creo Engine.
Lihat Juga :