Jual Saham Anak Usaha, Bos Pertamina: Lebih Untung Daripada Utang

Minggu, 26 Juli 2020 - 16:49 WIB
loading...
Jual Saham Anak Usaha,...
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (tengah). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berencana akan tetap melakukan penjualan saham (Initial Public Offering/IPO) bagi dua anak usaha mereka. Hal itu penting dilakukan karena sesuai dengan arahan dan target Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, IPO merupakan salah satu cara perusahaan mendapatkan pendanaan untuk mendukung upaya restrukturisasi dan pengembangan bisnis. Adapun belanja modal (capital expenditure/capex) Pertamina untuk 6 tahun ke depan ditaksir mencapai sebesar USD133 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1.942 triliun dengan asumsi kurs saat ini Rp 14.602 per dolar AS.

"Kami sudah memetakan kemampuan kita itu 47 persen (dari total capex), 15 persen itu equity financing, 10 persen project financing, 28 persen ini external fund. External fund ini bisa dari berbagai cara bisa bonds, bisa pinjam ke perbankan dan bisa IPO," jelas Nicke dalam webinar, Minggu (26/7/2020).

Baca Juga: Target IPO, Pertamina Akan Jual Saham Perdana Blok Rokan

Diantara tiga opsi tadi, imbuhnya, IPO menjadi pilihan paling menguntungkan karena memiliki akses jumlah pendanaan yang luas, tidak dibatasi tenor dan pengembaliannya (dividen) lebih fleksibel. Berbeda dengan surat utang dan pinjaman ke perbankan. Selain dibatasi tenor, pendanaan dari surat utang dan perbankan juga dibatasi oleh debt to equity ratioatau perbandingan jumlah utang dengan ekuitas perusahaan. Semakin besar utang perusahaan, semakin besar pula debt to equity ratio nya, dan tentu akan berpengaruh ke kondisi keuangan perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
10 Negara dengan Jumlah...
10 Negara dengan Jumlah Perempuan Lebih Banyak daripada Pria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved