BEI Rampungkan Agenda RUPST, Modal Dasar Melesat Jadi Rp1,5 Triliun
Rabu, 28 Juni 2023 - 15:49 WIB
loading...
RUPST BEI memutuskan kenaikan modal dasar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) resmi merampungkan agenda rapat umum pemegang saham tahunan ( RUPST ) pada Rabu (28/6/2023). Seluruh mata acara rapat secara aklamasi alias 100% mendapat persetujuan pemegang saham, termasuk usulan meningkatkan modal dasar BEI dari semula Rp27 miliar menjadi Rp1,5 triliun.
Baca juga: Fakta Bursa Pekan Ini: Cuma 2 Hari Aktif, Transaksi Harian Turun 6%
Pemegang saham BEI juga telah mengesahkan laporan keuangan BEI konsolidasian tahun 2022 dengan pendapatan usaha sebesar Rp2,51 triliun atau meningkat 9,6% yoy dibandingkan 2021 senilai Rp2,29 triliun.
Laba bersih BEI pada 2022 juga meningkat 9,9% yoy menjadi Rp968,74 miliar, dari tahun 2021. Dari sisi neraca, aset BEI pada akhir 2022 menembus level Rp10,87 triliun, tumbuh 15,1% dari tahun 2021.
"Jumlah liabilitas BEI tumbuh 14,1% yoy menjadi Rp3,94 triliun, sedangkan ekuitas bursa meningkat 15,6% yoy menjadi Rp6,93 triliun," kata Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono, Rabu (28/6/2023).
BEI juga resmi mendapat persetujuan penyisihan cadangan wajib tahun buku 2022 sebesar 20% dari modal disetor. Nilai cadangan wajib yang akan dibentuk adalah Rp2,80 miliar.
Selanjutnya, BEI menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, & Surja, serta Danil Setiadi Handaja sebagai akuntan publik untuk mengaudit keuangan buku BEI tahun 2023.
Baca juga: Fakta Bursa Pekan Ini: Cuma 2 Hari Aktif, Transaksi Harian Turun 6%
Pemegang saham BEI juga telah mengesahkan laporan keuangan BEI konsolidasian tahun 2022 dengan pendapatan usaha sebesar Rp2,51 triliun atau meningkat 9,6% yoy dibandingkan 2021 senilai Rp2,29 triliun.
Laba bersih BEI pada 2022 juga meningkat 9,9% yoy menjadi Rp968,74 miliar, dari tahun 2021. Dari sisi neraca, aset BEI pada akhir 2022 menembus level Rp10,87 triliun, tumbuh 15,1% dari tahun 2021.
"Jumlah liabilitas BEI tumbuh 14,1% yoy menjadi Rp3,94 triliun, sedangkan ekuitas bursa meningkat 15,6% yoy menjadi Rp6,93 triliun," kata Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono, Rabu (28/6/2023).
BEI juga resmi mendapat persetujuan penyisihan cadangan wajib tahun buku 2022 sebesar 20% dari modal disetor. Nilai cadangan wajib yang akan dibentuk adalah Rp2,80 miliar.
Selanjutnya, BEI menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, & Surja, serta Danil Setiadi Handaja sebagai akuntan publik untuk mengaudit keuangan buku BEI tahun 2023.
Lihat Juga :