BPD Disuntik Dana Pemerintah, Luhut: Pusat Akan Bantu Semua Lini

Senin, 27 Juli 2020 - 10:28 WIB
loading...
BPD Disuntik Dana Pemerintah,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah resmi meneken perjanjian kerja sama penempatan dana negara di bank pembangunan daerah (BPD) . Tahap awal, ada empat BPD yang mendapatkan penempatan dana pemerintah, yaitu Bank DKI, Bank BJB, Bank Jateng, dan Bank Sulutgo.

Menurut Menteri Koordintaor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan, program dukungan pembiayaan kepada pemerintah daerah (pemda) dan penempatan dana di BPD adalah wujud komitmen pemerintah pusat untuk mendorong pemulihan kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19.

"Program ini pemulihan kondisi ekonomi yang terdampak Covid-19. Sehingga semua lini nanti kita harapkan dibantu oleh pemerintah," ujar Luhut dalam telekonfrensi, Senin (27/7/2020).

Kemudian, lanjut dia, pandemi ini berdampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Sehingga menganggu keuangan dan rencana belanja daerah. ( Baca juga:Luhut Bilang, Indonesia Bisa Jadi Numero Uno dalam Pembuatan Baterai Mobil Listrik )

"Oleh karena itu pemerintah pusat memberikan fasilitas pinjaman daerah untuk membantu hal tersebut dan totalan anggarannya ada Rp15 triliun. Kita lihat pemerintahan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur semua mendapat penurunan pendapatan asli daerah akibat Covid-19 selain fasilitas pinjaman daerah," ungkap dia.

Dia juga menjelaskan pemerintah pusat juga akan menambah tiga BPD lagi untuk disuntik dana. Ketiga BPD itu adalah BPD Yogyakarta, Bali, dan Jatim. Total dana yang ditemptak pemerintah di tujuh BPD itu mencapai Rp11,5 truliun.

Penempatan dana di BPD merupakan kelanjutan dari penempatan dana sebelumnya Rp30 triliun yang ditempatkan di bank BUMN dan sekarang sudah berjalan dengan baik realisasinya ke bawah.

"Dengan adanya penempatan dana di BPD ini diharapkan penyaluran kredit BPD tersebut dapat lebih banyak sehingga bisa membantu pemulihan dana di daerah," tandas Luhut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Luhut Lapor Prabowo:...
Luhut Lapor Prabowo: Iran Tak Mungkin Tutup Selat Hormuz Seterusnya
Luhut Ungkap Informasi...
Luhut Ungkap Informasi Intelijen: Drone Bawah Air Iran Siap Hancurkan Kapal Tanker AS
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Purbaya Tak Saling Sapa...
Purbaya Tak Saling Sapa dengan Luhut di Sidang Kabinet: Kan Jauh Berapa Kursi
Rekomendasi
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Infografis
Houthi Berjanji Akan...
Houthi Berjanji Akan Serang Semua Kapal Milik Perusahaan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved