Ikut Pelatihan Leveling Pemasaran dari Ganjar, Pelaku UMKM: Saya Sukses Naik Kelas

Rabu, 05 Juli 2023 - 08:26 WIB
loading...
Ikut Pelatihan Leveling...
Toni Ananda Wicaksono, peserta pelatihan leveling kelas manajemen pemasaran dari Ganjar Pranowo. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Upaya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk membuat pelaku UMKM naik kelas di Jawa Tengah melalui kegiatan pelatihan telah banyak dirasakan manfaatnya. Seperti yang dialami Toni Ananda Wicaksono, pemilik usaha Singkong Keju Argotelo di Salatiga dan Apsasi Annisa pemilik usaha konveksi bernama Ipang Production di Kabupaten Magelang.

Toni Ananda Wicaksono merupakan peserta pelatihan leveling kelas manajemen pemasaran pada 2022, yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng. Ia menuturkan, setelah mengikuti pelatihan leveling satu hingga tiga, banyak sekali manfaat yang dia dapat.

Baca Juga: Ganjar Kunjungi Korban Gempa Wonogiri, Yerry Tawalujan: Bacapres yang Gerak Cepat Bantu Rakyat, Jokowi Banget!

Dari awalnya yang hanya memiliki tujuh karyawan, kini pria yang akrab disapa Toni ini sudah memiliki 35 karyawan. Bahkan, Argotelo Singkong Keju yang berada di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah juga sudah berkembang menjadi bisnis wisata edukasi.

“Ketika kami ikut pelatihan leveling pemasaran, ada insight yang dibuka, satu di antaranya berinovasi terhadap produk, inovasi bisnis, lalu juga bagaimana mengatur manajemen, digital marketing, dari situ manfaatnya banyak banget, jumlah produksi yang naik, dari yang awalnya cuma tujuh karyawan sekarang jadi 35 karyawan,” kata Toni, Selasa (4/7/2023).

Bahkan, 25 orang di antaranya merupakan karyawan tetap.

Dengan demikian, tidak hanya secara pribadi saja, manfaat dari hasil pelatihan juga dirasakan oleh masyarakat yang lain.

Toni bercerita, sebelum mengikuti pelatihan leveling, cara berjualannya masih sangat konvensional. Ia mengantarkan singkong olahannya ke sekolah-sekolah menggunakan motor. Toni juga memiliki toko di samping rumahnya untuk men-display barang dagangannya, namun juga masih dijalankan secara konvensional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FKS Empower Dorong UMKM...
FKS Empower Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai
Fondasi Hukum Kuat Jadi...
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas
Produk China Bikin UMKM...
Produk China Bikin UMKM RI Sulit Naik Kelas, Begini Penjelasan Menteri Maman
Bangkit dari PHK, UMKM...
Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery & Cookies Naik Kelas dan Go Global
PLN Mobile Marketplace...
PLN Mobile Marketplace Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Digitalisasi
KUR BRI Dorong UMKM...
KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Rekomendasi
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Berita Terkini
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Infografis
Tergantung dari Impor,...
Tergantung dari Impor, Harga 4 Bahan Pangan Ini Bakal Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved