KEK Sanur Bakal Tarik Pulang Dokter Diaspora

Kamis, 06 Juli 2023 - 20:09 WIB
loading...
KEK Sanur Bakal Tarik...
Salah satu fasilitas layanan kesehatan yang tengah dibangun di KEK Sanur. Foto/KemenBUMN
A A A
JAKARTA - Kawasan ekonomi khusus ( KEK ) kesehatan Sanur, Bali, akan menjadi pusat layanan kesehatan dunia. Bahkan, menjadi magnet pariwisata baru melalui konsep medical and wellness tourism yang ditargetkan soft opening pada akhir tahun dan beroperasi pada awal 2024.

Baca juga: Erick Tepis Tudingan Politisasi JIS: Pemerintah Dorong Lolos Jadi Stadion Piala Dunia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, KEK Kesehatan Sanur tak sekadar pusat layanan kesehatan, melainkan juga punya potensi besar dalam perekonomian nasional dan Bali. Dia optimistis keberadaan Bali International Hospital (BIH) dan Hotel Grand Inna Bali Beach di KEK Sanur memberikan peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja.

"Jangan sampai negara kita dengan jumlah penduduk yang besar terbengkalai masalah lapangan pekerjaan, ini yang harus terus kita dorong," ujar Erick saat meninjau progres pembangunan KEK Kesehatan di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (6/7/2023).

Erick pun mengundang dokter diaspora Indonesia yang berada di luar negeri untuk kembali ke Indonesia. "Yang menarik, dokter diaspora banyak yang akan pulang kampung, saat ini ada 10 yang sudah mendaftar," katanya.

KEK Sanur juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas dokter di Indonesia. Erick menyebut Indonesia memerlukan sekitar 12.000 dokter setiap tahunnya.

"Kalau dokter bisa kembali ke Indonesia, kita sudah siapkan industrinya, ada spesialis kecantikan, rambut, jantung, kanker, dan kulit, ini bagus untuk ekonomi Bali," ucap dia.

Erick menyampaikan KEK Sanur juga akan dilengkapi dengan kawasan botanical garden. Kawasan itu bertujuan meningkatkan pengembangan obat-obatan herbal agar mampu menembus pasar global, seperti yang dilakukan China dan India.

"Di sini ada yang menarik, ada rumah sakit manula untuk orang tua berikut fasilitas penginapan, ada villa dan hotel untuk mendorong pariwisata di Bali," tutur Erick.

Bali memang telah tersohor sebagai destinasi wisata unggulan dunia. Meski begitu, Erick ingin meningkatkan nilai tambah dengan adanya KEK Sanur yang menawarkan pengalaman berbeda dalam memadukan industri pariwisata dan kesehatan.

Baca juga: Kemendikbudristek: Guru Penggerak Dapat Mengisi Posisi Kepala Sekolah yang Pensiun

"Kita tidak mengubah Sanur, hanya memperbaiki fasilitas yang ada di Sanur sehingga bisa menarik wisatawan baru. Kalo diubah belum tentu cocok, tapi kita meningkatkan turis yang sudah senang di Sanur, kita tingkatkan kompetitifnya," ungkapnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Jepang Percepat Investasi High-Tech
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Water Taxi Bakal Dikembangkan...
Water Taxi Bakal Dikembangkan di Bali, Bandara Ngurah Rai ke Canggu Cuma 30 Menit
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved