Incar Dana Rp2,4 Triliun, Ini Alasan Cinema XXI Tayang di Lantai Bursa
Jum'at, 07 Juli 2023 - 18:05 WIB
loading...
Pengelola jaringan bioskop XXI siap IPO. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengelola gerai bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Agustus 2023. Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering ( IPO ), perseroan menawarkan sebanyak 8,33 miliar saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor.
Baca juga: Amman Mineral Patok Harga IPO Rp1.695 per Saham, Berminat?
Perseroan menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp270 hingga Rp288 per saham. Dengan harga tersebut, perusahaan mengincar dana segar Rp2,4 triliun.
Direktur Utama Nusantara Sejahtera Raya Hans Gunadi mengungkapkan, industri bioskop di Indonesia memiliki pertumbuhan yang kuat pascapandemi Covid-19. Pertumbuhan itu tecermin dari antusiasme masyarakat untuk kembali menonton film di bioskop yang sudah berangsur-angsur pulih sejak 2022.
“Untuk melanjutkan tren pertumbuhan yang positif ini, Cinema XXI mengambil aksi korporasi IPO sebagai salah satu langkah strategis,” kata Hans dalam konferensi pers di Plaza Senayan pada Jumat (7/7/2023).
Hans menyebut, aksi korporasi ini akan mengukuhkan komitmen perseroan untuk selalu memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film favorit, termasuk dengan membuka bioskop di daerah-daerah yang potensial di seluruh Indonesia.
“Kami optimistis terhadap perkembangan industri hiburan di Tanah Air, terutama sektor bioskop,” ujar Hans.
Baca juga: Amman Mineral Patok Harga IPO Rp1.695 per Saham, Berminat?
Perseroan menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp270 hingga Rp288 per saham. Dengan harga tersebut, perusahaan mengincar dana segar Rp2,4 triliun.
Direktur Utama Nusantara Sejahtera Raya Hans Gunadi mengungkapkan, industri bioskop di Indonesia memiliki pertumbuhan yang kuat pascapandemi Covid-19. Pertumbuhan itu tecermin dari antusiasme masyarakat untuk kembali menonton film di bioskop yang sudah berangsur-angsur pulih sejak 2022.
“Untuk melanjutkan tren pertumbuhan yang positif ini, Cinema XXI mengambil aksi korporasi IPO sebagai salah satu langkah strategis,” kata Hans dalam konferensi pers di Plaza Senayan pada Jumat (7/7/2023).
Hans menyebut, aksi korporasi ini akan mengukuhkan komitmen perseroan untuk selalu memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film favorit, termasuk dengan membuka bioskop di daerah-daerah yang potensial di seluruh Indonesia.
“Kami optimistis terhadap perkembangan industri hiburan di Tanah Air, terutama sektor bioskop,” ujar Hans.
Lihat Juga :