Wapres Tegaskan Komitmen Indonesia Wujudkan Dekarbonisasi Tak Berubah

Jum'at, 07 Juli 2023 - 20:55 WIB
loading...
Wapres Tegaskan Komitmen...
Indonesia terus berkomitmen melakukan dekarbonisasi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perlambatan ekonomi yang terjadinya beberapa tahun ke belakang akibat pandemi mengancam upaya dekarbonisasi atau menekan emisi karbon yang dilakukan oleh sejumlah negara. PricewaterhouseCoopers (PwC) memprediksi, dengan perlambatan ekonomi global, sulit bagi negara anggota G20 untuk mampu mencapai tingkat dekarbonisasi 12,9% yang diperlukan dalam membatasi pemanasan global hingga 1,5°C.

Baca juga: Menangkap Emisi Karbon, Penerapan CCUS Dinilai Mahal

Meski ada perlambatan untuk mewujudkan dekarbonisasi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan, saat ini pemerintah tetap berkomitmen untuk menurunkan emisi gas buang, baik oleh kendaraan maupun industri.

“Komitmen Indonesia masih tetap sesuai dengan yang sudah kita rencanakan. Tetapi seperti apa kita coba penurunan itu, nanti akan kita evaluasi. Tapi, komitmennya itu tidak berubah,” ujar Wapres dalam konferensi pers di Sumatra Selatan, mengutip Kanal YouTube Wakil Presiden, Jumat (7/7/2023).

Lebih lanjut, Wapres mengemukakan, Indonesia telah memiliki cetak biru yang mendukung kebijakan penurunan emisi karbon. Menurutnya emisi karbon akan memengaruhi terjadinya krisis iklim, dan ujungnya akan berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan manusia.

"Ada capaian-capaian sendiri tanpa bantuan asing dan ada (capaian) dengan bantuan asing ya, karena itu ada komitmen dari negara-negara maju untuk memberikan semacam imbalan terhadap masalah penurunan karbon,” tambahnya.

Berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang dibentuk PBB, kenaikan temperatur global bisa dicegah antara 1,5 hingga 2 derajat celcius. Syaratnya, harus ada penurunan 70% dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) untuk pengurangan emisi karena dianggap polutif. Menurutnya, harus ada kesepakatan bersama secara global untuk mengurangi penggunaan PLTU di tahun 2030.

Melalui Presidensi G20 lalu di penghujung tahun lalu, Indonesia mendorong upaya kolektif dunia dalam mewujudkan kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi global secara inklusif.

Baca juga: 5 Tanda Bahaya Gunung Akan Meletus, Kenali dan Pahami!

Mengingat negara-negara anggota G20 menyumbang sekitar 75% dari permintaan energi global. Maka dari itu, negara-negara G20 memegang tanggung jawab besar dan peran strategis dalam mendorong pemanfaatan energi bersih.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IBCSD Dorong Percepatan...
IBCSD Dorong Percepatan Investasi Iklim untuk Dekarbonisasi Industri melalui Forum Bisnis
Gubernur BI Peringatkan...
Gubernur BI Peringatkan Dunia Tak Baik-baik Saja, Dihantui 3 Tantangan Besar
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Dorong Dekarbonisasi dan Inisiatif Ekonomi Sirkular untuk Daya Saing Industri
Kadin Net Zero Hub Bersama...
Kadin Net Zero Hub Bersama KIIC Dorong Aksi Nyata Dekarbonisasi Industri
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Rekomendasi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved