Wall Street Dibuka Bangkit Saat Inflasi AS Mulai Melandai

Kamis, 13 Juli 2023 - 22:41 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Bangkit...
Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan, Kamis (13/7) waktu setempat setelah data indeks harga produsen (PPI) melandai pada periode Juni. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan, Kamis (13/7) waktu setempat setelah data indeks harga produsen (PPI) melandai pada periode Juni. Ini membawa sinyal positif di pasar modal terkait harapan bahwa bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve ( the Fed ) dapat mengakhiri pengetatan moneternya.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Naik, Pelaku Pasar Pede Laju Suku Bunga Berhenti

Dow Jones Industrial Average tercatat naik 0,27% di level 34.440,36, sedangkan indeks S&P 500 menguat 0,53% menjadi 4.496,08. Sementara Nasdaq Composite tunbuh 0,95 % ke posisi 14.050,80.

Baca Juga: Inflasi AS Turun 4% per Mei 2023, Terendah Sejak Maret 2021

Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan indeks harga produsen (PPI) turun menjadi 0,1% month-to-month (MtM) pada Juni 2023 dibandingkan 0,9% (MtM) pada bulan Mei. Angka ini juga lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0,4%.

"Ini adalah konfirmasi lebih lanjut bahwa inflasi mulai melandai," kata Ekonom Spartan Capital Securities, Peter Cardillo dilansir Reuters, Kamis (13/7/2023).

Sebelumnya indeks harga konsumen (IHK) juga mengalami penurunan pada Juni. Dua indikator ini memberi katalis positif bagi pelaku pasar. Namun, FedWatch dari CME Group masih membaca peluang The Fed bakal mengerek bunga acuan sebesar 25 bps pada akhir bulan ini.

Satu sentimen yang masih membebani pasar adalah penurunan klaim pengangguran. Angka ini mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja masih cukup ketat di negeri Paman Sam -julukan AS-.

Di tengah pendinginan inflasi, pelaku pasar masih terus memantau laporan kinerja keuangan perusahaan pada kuartal kedua. Mereka membaca seberapa besar dampak suku bunga terhadap sektor industri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Berita Terkini
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved