INA Sasar Investor Asing Garap Tol Trans Jawa dan Sumatra

Jum'at, 14 Juli 2023 - 07:33 WIB
loading...
INA Sasar Investor Asing...
Trans Sumatra akan ditawarkan ke Investor asing. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Indonesia Investment Authority ( INA ) tengah membidik sejumlah investor asing agar bisa berpartisipasi dalam pembangunan Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). INA sedang mempersiapkan beberapa transaksi tambahan, nantinya akan masuk ke dalam bisnis Jalan Tol Trans Sumatra dan Tol Trans Jawa.

Baca juga: Bos INA Sebut Bakal Ada Transaksi Terbesar di Sektor Jalan Tol

"Banyak, tugasnya itu memperkenalkan Indonesia untuk masuk partisipasi pembangunan di Indonesia, termasuk jalan tol Jawa dan Sumatra ini sedang disiapkan, prosesnya agak perlu waktu," ujar Ketua Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah, saat ditemui wartawan, ditulis Jumat (14/7/202.

Peluang investor baik dalam dan luar negeri ikut membangun proyek jalan tol dianggap perlu. Ridha mengatakan partisipasi ini mempertimbangkan nilai imbal balik yang sepadan dengan risiko investasi.

"Membuka peluang untuk investor luar negeri dan juga dalam untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan nilai imbal balik yang sepadan," katanya.

INA adalah lembaga investasi sui generis dan melakukan investasi dengan ko-investasi dengan mitra investor, baik dalam maupun luar negeri. Tujuan investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) asli Indonesia itu yakni mengelola aset domestik yang dianggap perlu untuk dilakukan pembangunan di dalam negeri.

INA sendiri baru saja mengakuisisi dua ruas jalan tol milik PT Hutama Karya (Persero). Penjualan itu merupakan pemindahtanganan aset lama, untuk membangun aset yang baru (asset recycling).

Dua ruas tol yang diakuisisi INA diantaranya Jalan Tol Medan-Binjai, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Akuisisi ditandai dengan penandatanganan penyelesaian transaksi investasi antara Hutama Karya dan INA.

Baca juga: Putin: Wagner Tidak Ada, Hukum Rusia Tak Mengakui Keberadaannya

Nilai transaksi atas akuisisi aset BUMN Karya itu mencapai Rp20,5 triliun. Anggaran tersebut nantinya diperuntukkan untuk pembangunan aset Hutama Karya yang baru.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Lalin Tol Japek Lancar...
Lalin Tol Japek Lancar saat Libur Iduladha, 30 Gardu di Cikatama Dioperasikan Situasional
Rekomendasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved