Ganjar Pranowo Berbagi Pengalaman Majukan Desa Wisata
Jum'at, 14 Juli 2023 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan bahwa Desa Wisata Lerep menjadi salah satu desa wisata unggulan di Jawa Tengah. Pada November 2022, Desa Wisata Lerep termasuk kategori Desa Wisata Maju.
Ganjar mengatakan Desa Wisata Lerep memiliki potensi wisata yang tinggi. Mulai dari wisata edukasi, wisata air, wisata kuliner, wisata budaya, wisata alam hingga wisata atraksi. Ganjar menjelaskan, perkembangan Desa Wisata Lerep tak lepas dari kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Semarang serta peran aktif warganya dalam mengoptimalkan potensi di daerahnya.
Di Jawa Tengah, Ganjar mendorong pengembangan dan kemajuan desa wisata dengan membuat peraturan khusus. Antara lain melalui Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan Desa Wisata. Hal itu dipertegas Ganjar dengan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jawa Tengah Nomor 53 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda.
Hingga 2023, Jawa Tengah memiliki 818 desa wisata yang telah berjalan. Jumlah tersebut meningkat sejak tahun 2018 sebanyak 229 desa, 2019 sebanyak 353 desa, 2020 sebanyak 633 desa, dan 2021 sebanyak 717 desa. Ganjar juga telah menyalurkan bantuan kepada 631 desa wisata dalam kurun waktu 2020 hingga 2023.
Bantuan keuangan untuk pengembangan itu nominalnya mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 miliar di tiap desa wisata. Bantuan keuangan tersebut diberikan kepada tiga kategori desa wisata. Antara lain, desa wisata maju Rp1 miliar, desa wisata berkembang Rp500 juta dan desa wisata rintisan Rp100 juta.
Ganjar mengatakan Desa Wisata Lerep memiliki potensi wisata yang tinggi. Mulai dari wisata edukasi, wisata air, wisata kuliner, wisata budaya, wisata alam hingga wisata atraksi. Ganjar menjelaskan, perkembangan Desa Wisata Lerep tak lepas dari kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Semarang serta peran aktif warganya dalam mengoptimalkan potensi di daerahnya.
Di Jawa Tengah, Ganjar mendorong pengembangan dan kemajuan desa wisata dengan membuat peraturan khusus. Antara lain melalui Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan Desa Wisata. Hal itu dipertegas Ganjar dengan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jawa Tengah Nomor 53 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda.
Hingga 2023, Jawa Tengah memiliki 818 desa wisata yang telah berjalan. Jumlah tersebut meningkat sejak tahun 2018 sebanyak 229 desa, 2019 sebanyak 353 desa, 2020 sebanyak 633 desa, dan 2021 sebanyak 717 desa. Ganjar juga telah menyalurkan bantuan kepada 631 desa wisata dalam kurun waktu 2020 hingga 2023.
Bantuan keuangan untuk pengembangan itu nominalnya mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 miliar di tiap desa wisata. Bantuan keuangan tersebut diberikan kepada tiga kategori desa wisata. Antara lain, desa wisata maju Rp1 miliar, desa wisata berkembang Rp500 juta dan desa wisata rintisan Rp100 juta.
Lihat Juga :