Sejumlah Sentimen Positif Ini Dorong Penguatan Rupiah

Selasa, 28 Juli 2020 - 08:19 WIB
loading...
Sejumlah Sentimen Positif...
Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini berpeluang menguat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini berpeluang menguat. Pasalnya, aset berisiko di pasar keuangan terlihat menguat seperti indeks saham Asia, mata uang utama dunia dan emerging markets yang memberikan sentimen positif pada mata uang Garuda. (Baca juga: Rupiah Diramal Bakal Bertenaga Imbas Meningkatnya Covid di Amerika )

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat naik kembali ke area 0,61%, setelah sebelumnya bergerak di bawah 0,60%, yang mengindikasikan pasar kembali masuk ke aset berisiko.

"Penguatan aset berisiko ini didukung oleh faktor rencana stimulus fiskal AS senilai USD1 triliun untuk membantu perekonomian AS yang tertekan karena pandemi," kata Ariston di Jakarta, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: India Produksi Vaksin COVID-19 di Bulan Agustus, Harganya di Bawah Rp200.000 )

Dia melanjutkan, laporan kemajuan vaksin Moderna dan Pfizer yang diperkirakan bisa digunakan di akhir tahun juga menjadi pendorong penguatan aset berisiko termasuk rupiah. "Potensi penguatan rupiah hari ini di kisaran 14.450-14.600," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Fenomena Krisis Merayap...
Fenomena Krisis Merayap dan Kelas Menengah Indonesia
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved