Kebal dari Corona, Harga Bitcoin Melesat Lagi Lampaui USD11.200
Selasa, 28 Juli 2020 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Pada April 2020, harga Bitcoin memuncak Rp150 jutaan dan beberapa minggu bertahan Rp130 jutaan-Rp136 jutaan. Kemudian, meningkat diatas Rp150 juta hinga mencapai 160 jutaan dalam 3 hari terakhir.
Menurut Oscar, kenaikan Bitcoin didorong oleh tingginya permintaan dari Amerika Serikat (AS), setelah Kantor Pengawas dan Mata Uang di AS atau The Office of The Comptroller of The Currency (OCC) mengeluarkan pernyataan pada 22 Juli lalu. Secara mengejutkan, OCC mengatakan bank-bank di AS diperbolehkan memegang cryptocurrency. (Baca juga: Penasihat Keamanan Positif Covid-19, Gedung Putih: Presiden dan Wapres Aman )
“Kebijakan pemerintah AS mendorong permintaan terhadap Bitcoin meningkat di negara tersebut. Karena sebelum kebijakan ini dikeluarkan, harga Bitcoin bertahan di Rp132 juta-Rp140 juta selama beberapa minggu,” jelasnya.
Oscar Darmawan mengatakan, kenaikan harga Bitcoin ke Rp162 juta tersebut adalah kenaikan yang biasa saja. Pasalnya, Bitcoin akan kembali menanjak, meski secara bertahap.
Dia menambahkan, Amerika Serikat juga masih akan mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan stimulus perekonomian, seperti yang akan dikeluarkan The Fed. Kebijakan itu juga akan meningkatkan daya beli di AS. Sehingga, permintaan Bitcoin juga akan meningkat di negara Paman Sam itu.
Menurut Oscar, kenaikan Bitcoin didorong oleh tingginya permintaan dari Amerika Serikat (AS), setelah Kantor Pengawas dan Mata Uang di AS atau The Office of The Comptroller of The Currency (OCC) mengeluarkan pernyataan pada 22 Juli lalu. Secara mengejutkan, OCC mengatakan bank-bank di AS diperbolehkan memegang cryptocurrency. (Baca juga: Penasihat Keamanan Positif Covid-19, Gedung Putih: Presiden dan Wapres Aman )
“Kebijakan pemerintah AS mendorong permintaan terhadap Bitcoin meningkat di negara tersebut. Karena sebelum kebijakan ini dikeluarkan, harga Bitcoin bertahan di Rp132 juta-Rp140 juta selama beberapa minggu,” jelasnya.
Oscar Darmawan mengatakan, kenaikan harga Bitcoin ke Rp162 juta tersebut adalah kenaikan yang biasa saja. Pasalnya, Bitcoin akan kembali menanjak, meski secara bertahap.
Dia menambahkan, Amerika Serikat juga masih akan mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan stimulus perekonomian, seperti yang akan dikeluarkan The Fed. Kebijakan itu juga akan meningkatkan daya beli di AS. Sehingga, permintaan Bitcoin juga akan meningkat di negara Paman Sam itu.
Lihat Juga :