Soal Transisi Penggunaan Kendaraan Listrik, Gaikindo: Kita Perlu Belajar dari China

Senin, 17 Juli 2023 - 17:15 WIB
loading...
Soal Transisi Penggunaan...
China bisa menjadi rujukan soal transisi penggunaan kendaraan konvensional ke listrik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo ) menyatakan Indonesia perlu belajar dari China soal transisi penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik (EV). Menurut Gaikindo China cukup masif untuk memproduksi kendaraan, baik kendaraan konvensional maupun yang berbasis listrik.

Baca juga: Gaikindo Pede Ekspor Mobil Jadi dari Indonesia Tembus Setengah Juta Unit

Dengan banyaknya produk kendaraan listrik akan memberikan opsi yang lebih luas untuk memilih kendaraan. Di samping itu dari segi harga juga akan kompetitif jika banyaknya pilihan yang ditawarkan kepada masyarakat.

"Kita perlu belajar dari negara yang lebih maju. Contohnya dalam transisi electrical vehicle kita belajar dari China, dia menghasilkan mobil kira-kira 28 juta unit setahun. Tadinya 2019 1 juta mobil EV sekarang sudah tumbuh menjadi 7 juta," ujar Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara dalam Market Review IDXChannel, Senin (17/7/2023).

Kukuh berpandangan, sebelum masuk terlalu jauh untuk mengembangkan kendaraan listrik yang butuh kompenen cukup kompleks, Indonesia sebetulnya juga cukup kaya apabila mengembangkan kendaraan yang berbasis etanol. Alhasil, konsumsi bahan bakar fosil juga bisa ditekan.

"Tapi biarkanlah konsumen yang memilih, karena mereka punya pilihan, tapi di Indonesia mereka juga bisa memilih apa yang dipunyai oleh lokal, seperti etanol. Itu bisa mengurangi bahan bakar fosil," ujar Kukuh.

Berdasarkan data Gaikindo, pada tahun 2022 lalu asosiasi produsen kendaraan ini mencatat setidaknya berhasil menjual sekitar 15.437 unit kendaraan listrik sepanjang tahun. Jumlah tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan tahun 2021 yang hanya menjual 3.192 unit kendaraan.

Rinciannya mobil listrik berbasis baterai (BEV) terjual sebanyak 10.327 unit, sedangkan untuk kendaraan hybrid berhasil terjual sekitar 5.100 unit kendaraan sepanjang tahun 2022. Akan tetapi penjualan kendaraan listrik itu masih jauh lebih sedikit apabila dibandingkan dengan kendaraan konvensional.

Baca juga: 20 Drama Korea Terbaik Rating Tertinggi Sepanjang Masa, Terkecil di Atas 30%

Penjualan mobil di pasar domestik dari pabrik ke dealer (wholesales) mencapai 1.048.040 unit sepanjang 2022. Angka itu tumbuh 18,1% dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Realisasi ini juga melampaui target penjualan Gaikindo yang sebanyak 960.000 unit.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved