Miris! Orang Nganggur Makin Banyak Nambah 3,7 Juta Orang
Selasa, 28 Juli 2020 - 13:06 WIB
loading...
Pengangguran terus mengalami lonjakan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa angka pengangguran akibat covid-19 meningkat sebanyak 3,7 juta. Dia menyebut angka tersebut sekitar 50% dari jumlah pengangguran yang ada.
"3,7 juta sebuah angka yg relatif besar. Karena sekarang itu kita itu sekitar 7 jutaan. Jadi dengan 3,7 juta artinya karena pandemi ini ada kenaikan 50% dari yang ada," katanya seusai rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Gara-gara Corona, Pengangguran dan Si Miskin Jadi Melonjak
Melalui pelebaran pemerintah akan dapat mengatasi masalah pengangguran tersebut di tahun depan. Seperti diketahui pemerintah melebarkan defisit APBN hingga 5,2% dari PDB.
"Maka tentu ada ruang fiskal yang cukup untuk belanja. Tapi tadi sesuai dengan persetujuan bapak presiden tadi angka kenaikan itu akan didesain sedemikian rupa yang dapat memberikan implikasi yang positif terhadap pemulihan ekonomi. Utamanya untuk mencegah terjadinya bertambahnya jumlah orang miskin, bertambahnya pengangguran. Itu semua akan kita cegah dengan cara seperti itu," paparnya.
"3,7 juta sebuah angka yg relatif besar. Karena sekarang itu kita itu sekitar 7 jutaan. Jadi dengan 3,7 juta artinya karena pandemi ini ada kenaikan 50% dari yang ada," katanya seusai rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Gara-gara Corona, Pengangguran dan Si Miskin Jadi Melonjak
Melalui pelebaran pemerintah akan dapat mengatasi masalah pengangguran tersebut di tahun depan. Seperti diketahui pemerintah melebarkan defisit APBN hingga 5,2% dari PDB.
"Maka tentu ada ruang fiskal yang cukup untuk belanja. Tapi tadi sesuai dengan persetujuan bapak presiden tadi angka kenaikan itu akan didesain sedemikian rupa yang dapat memberikan implikasi yang positif terhadap pemulihan ekonomi. Utamanya untuk mencegah terjadinya bertambahnya jumlah orang miskin, bertambahnya pengangguran. Itu semua akan kita cegah dengan cara seperti itu," paparnya.
Lihat Juga :