APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Kamis, 20 Juli 2023 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Jakfar menyebutkan bahwa terkadang harga jual garam di Indonesia masih rendah sehingga membuat motivasi petani garam turun untuk memproduksi garam. Dia mengatakan bahwa petani garam sendiri sebenarnya menginginkan harga yang bisa untuk menutupi biaya produksi dan juga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Di tahun 2021 selain cuaca itu, motivasi petani untuk memproduksi garam turun, karena harga garam sangat rendah. Pada waktu itu harga garam hanya Rp500-Rp600 per kilogram dan tidak bisa untuk menutupi biaya produksi," katanya.
Baca juga: 4 Pesepak Bola Indonesia Bergelar Sarjana, Salah Satunya Lulus Cumlaude
Kemudian, Jakfar mengatakan perlunya ada pendamping oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi garam dengan menghadirkan teknologi yang diharapkan produksi garam nasional bisa kembali pada posisi kejayaannya. Pada tahun 2019 produksi garam nasional Indonesia menyentuh angka 2,9 juta ton.
"Di tahun 2021 selain cuaca itu, motivasi petani untuk memproduksi garam turun, karena harga garam sangat rendah. Pada waktu itu harga garam hanya Rp500-Rp600 per kilogram dan tidak bisa untuk menutupi biaya produksi," katanya.
Baca juga: 4 Pesepak Bola Indonesia Bergelar Sarjana, Salah Satunya Lulus Cumlaude
Kemudian, Jakfar mengatakan perlunya ada pendamping oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi garam dengan menghadirkan teknologi yang diharapkan produksi garam nasional bisa kembali pada posisi kejayaannya. Pada tahun 2019 produksi garam nasional Indonesia menyentuh angka 2,9 juta ton.
(uka)
Lihat Juga :