Investor Nantikan MIND ID Jadi Pengendali Vale, Ini Keuntungannya
Kamis, 20 Juli 2023 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Pasar akan mengharapkan pemerintah dapat dengan mudah mengendalikan INCO dalam rangka mempercepat atau mengakselerasi program kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, terutama dalam hal hilirisasi sumber daya alam nikel.
"Jika hilirisasi nikel dapat dilakukan dan menghasilkan baterai listrik, efek multipliernya akan terasa pada industri lain. Ini dapat digunakan untuk kendaraan listrik dan elektrifikasi lainnya yang membutuhkan baterai sebagai sumber energi penggerak," jelasnya.
Sentimen tersebut, lanjutnya, sangat strategis bagi INCO dan tentu saja akan menarik bagi para investor di pasar modal. Terlebih lagi, jika implementasi hilirisasi dapat dilakukan dengan cepat, hal ini akan meningkatkan kinerja pendapatan dan laba bersih INCO. Hilirisasi ini menjadi nilai tambah sebagai sumber pertumbuhan kinerja pendapatan di masa depan.
"Ini adalah prospek bisnis yang cerah berkat penguatan ekosistem EV. Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil sebesar 5%, dan pemerintah telah menetapkan target Indonesia Emas 2045, maka mestinya hal ini dapat terwujud. Jika pertumbuhan ekonomi tetap stabil di 5,7%, program ekosistem EV ini akan berjangka panjang, permintaan dari luar negeri akan kuat, terutama di pasar ASEAN yang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global," tambahnya.
Baca Juga: Divestasi Saham Vale ke MIND ID Bisa Lebih dari 11 Persen
"Jika hilirisasi nikel dapat dilakukan dan menghasilkan baterai listrik, efek multipliernya akan terasa pada industri lain. Ini dapat digunakan untuk kendaraan listrik dan elektrifikasi lainnya yang membutuhkan baterai sebagai sumber energi penggerak," jelasnya.
Sentimen tersebut, lanjutnya, sangat strategis bagi INCO dan tentu saja akan menarik bagi para investor di pasar modal. Terlebih lagi, jika implementasi hilirisasi dapat dilakukan dengan cepat, hal ini akan meningkatkan kinerja pendapatan dan laba bersih INCO. Hilirisasi ini menjadi nilai tambah sebagai sumber pertumbuhan kinerja pendapatan di masa depan.
"Ini adalah prospek bisnis yang cerah berkat penguatan ekosistem EV. Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil sebesar 5%, dan pemerintah telah menetapkan target Indonesia Emas 2045, maka mestinya hal ini dapat terwujud. Jika pertumbuhan ekonomi tetap stabil di 5,7%, program ekosistem EV ini akan berjangka panjang, permintaan dari luar negeri akan kuat, terutama di pasar ASEAN yang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global," tambahnya.
Baca Juga: Divestasi Saham Vale ke MIND ID Bisa Lebih dari 11 Persen
Lihat Juga :