Dukung Capaian Target Produksi Migas, Pertamina Terapkan Beragam Inovasi
Rabu, 26 Juli 2023 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat strategis karena akan menciptakan multipler effect, menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu security of supply," ujarnya. Terkait dengan itu, Oki mengatakan bahwa saat ini Pertamina sudah mempunyai unit bisnis di bidang kimia, antara lain PT Pertamina Lubricant (PTPL), PT Pertamina Drilling Center (PDC), dan PT Elnusa Petrofin yang merupakan anak usaha PT Elnusa Tbk.
Sementara, inovasi CO2 EOR menurutnya selain untuk meningkatkan produksi, juga akan memperbaiki performa aspek environmental, social, and governance (ESG) Pertamina. "Cita-cita besarnya di masa depan kita ingin memiliki CO2 EOR yang komersial. Kita punya potensi yang sangat besar untuk CO2 EOR. Harapannya EOR ini menjadi andalan untuk meningkatkan produksi nasional," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum PT Elnusa Tbk Hera Handayani mengungkapkan bahwa inovasi juga menjadi perhatian pihaknya. Elnusa, kata dia, juga menciptakan inovasi guna mendukung pencapaian target produksi migas nasional. "Misalnya di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) banyak sekali potensi di area swamp yang kalau dengan teknik konvensional itu tidak ekonomis, sehingga kita modifikasi salah satu HWU (hydraulic workover unit), sukses di 5 sumur. Total cost bisa hemat 10%, zero lost time injury dan dengan local content 75%. HWU drilling ini adalah peralatan fabrikasi anak usaha Elnusa," ungkapnya.
Inovasi lainnya, lanjut Hera, adalah high inhibitive water base mud dari Elnusa Petrofin yang bisa mencegah pipa terjepit dan menurunkan tingkat produksi. Inovasi lainnya adalah melakukan formulasi untuk semen yang dinamakan slurry merah putih. Semen ini, kata dia, diformulasikan khusus sehingga bisa mencapai shallow gas zone. "Inovasi ini sudah terimplementasi di Delta Mahakam yang cukup kompleks risikonya. Dan masih banyak inovasi lainnya," jelas dia.
Baca Juga: Taliban Dikabarkan Kunjungi Indonesia untuk Dapat Pengakuan Global
Sementara, inovasi CO2 EOR menurutnya selain untuk meningkatkan produksi, juga akan memperbaiki performa aspek environmental, social, and governance (ESG) Pertamina. "Cita-cita besarnya di masa depan kita ingin memiliki CO2 EOR yang komersial. Kita punya potensi yang sangat besar untuk CO2 EOR. Harapannya EOR ini menjadi andalan untuk meningkatkan produksi nasional," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum PT Elnusa Tbk Hera Handayani mengungkapkan bahwa inovasi juga menjadi perhatian pihaknya. Elnusa, kata dia, juga menciptakan inovasi guna mendukung pencapaian target produksi migas nasional. "Misalnya di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) banyak sekali potensi di area swamp yang kalau dengan teknik konvensional itu tidak ekonomis, sehingga kita modifikasi salah satu HWU (hydraulic workover unit), sukses di 5 sumur. Total cost bisa hemat 10%, zero lost time injury dan dengan local content 75%. HWU drilling ini adalah peralatan fabrikasi anak usaha Elnusa," ungkapnya.
Inovasi lainnya, lanjut Hera, adalah high inhibitive water base mud dari Elnusa Petrofin yang bisa mencegah pipa terjepit dan menurunkan tingkat produksi. Inovasi lainnya adalah melakukan formulasi untuk semen yang dinamakan slurry merah putih. Semen ini, kata dia, diformulasikan khusus sehingga bisa mencapai shallow gas zone. "Inovasi ini sudah terimplementasi di Delta Mahakam yang cukup kompleks risikonya. Dan masih banyak inovasi lainnya," jelas dia.
Baca Juga: Taliban Dikabarkan Kunjungi Indonesia untuk Dapat Pengakuan Global
Lihat Juga :