Masalah HAM dan Lingkungan di Indonesia Jadi Sorotan Pelaku Usaha

Jum'at, 28 Juli 2023 - 17:17 WIB
loading...
Masalah HAM dan Lingkungan...
Eropa melarang produk yang dianggap merusak hutan. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM Dhahana Putra mengatakan, saat ini banyak para pelaku usaha yang mulai aware dan cukup memperhatikan masalah hak asasi manusia ( HAM ) sebelum melakukan investasi. Dhahana menjelaskan saat ini ada tiga aspek utama yang cukup menjadi perhatian para investor, yaitu kondusifitas, inklusifitas, dan sustainable atau berkelanjutan.

Baca juga: Permenkumham Manajemen Penyidikan sebagai Dasar Penanganan Pelanggaran KI Lebih Pasti

"Dulu banyak yang senang kita punya pekerja murah, tapi itu tidak menjadi ukuran. Jadi hal-hal yang sangat strategis itu mencakup bagaimana kondisi kondusif tadi, baik keamanan, peraturan, maupun yang lain. Salah satunya lewat UUCK," ujar Dhahana usai media briefing di Kantornya, Jumat (28/7/2023).

Saat ini pemerintah tengah merampungkan peraturan presiden (perpres) yang mengatur lebih lanjut terkait proses bisnis dan HAM. Saat ini perpres tersebut dikatakan Dhanha tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden Jokowi.

Kehadiran regulasi tersebut nantinya diharapkan bisa memberikan kepercayaan bagi para pelaku usaha terkait isu-isu yang berkaitan dengan HAM di Indonesia. Baik dari aspek pemenuhan hak-hak para pekerja, kerusakan lingkungan di tempat suatu daerah, hingga masyarakat yang cukup dimungkinkan akan terdampak dari aktivitas industri di daerah.

"Sehingga pada saat ada suatu masalah nanti bagaimana pemulihannya," kata Dhahana.

Menurutnya saat ini beberapa negara juga, sebut saja misalnya Uni Eropa, telah cukup aware terhadap isu lingkungan dan hak-hak masyarakat. Komitmen itu ditonjolkan dengan lahirnya regulasi yang berkaitan dengan deforestasi alias EUDR (European Union Deforestation Regulation).

Hal itu cukup berdampak bagi penerimaan negara, sebab ada 6 komoditas seperti CPO, kopi, kakao, karet, furniture, dan sapi, yang kini justru sulit untuk berjualan di Eropa karena dinilai banyak berkontribusi terhadap pembabatan hutan di Indonesia.

Baca juga: Bripda IMS Pelaku Penembakan Anggota Densus 88 di Bogor Sempat Konsumsi Miras

"Kok bisa dibaned, itu ada potensi pendapatan keuangan negara yang hilang di sana, karena UE terapkan, Amerika terapkan. Kalau kita tidak perduli dengan HAM, ya produk kita juga bisa ditolak," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Berita Terkini
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved