Batal IPO Tahun Ini, PHE Fokus Tingkatkan Nilai Aset
Sabtu, 29 Juli 2023 - 09:25 WIB
loading...
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) diminta fokus pada strategi unlock value guna memaksimalkan nilai aset perusahaan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Setelah dipastikan batal melantai alias penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di bursa tahun ini akibat kondisi pasar global dinilai kurang tepat, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) diminta fokus pada strategi unlock value guna memaksimalkan nilai aset perusahaan.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, PHE diminta fokus pada peningkatan produksi migas, ekspansi global, akuisisi, studi pengembangan bisnis baru CCS/CCUS. Semua hal itu menurutnya bertujuan untuk memaksimalkan nilai aset PHE.
Baca Juga: IPO PHE Resmi Ditunda, Wamen BUMN: Menunggu Momentum yang Pas
"Strategi tersebut dijalankan untuk mendukung pencapaian target produksi nasional minyak bumi sebanyak 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd) pada tahun 2030 demi terjaganya ketahanan energi nasional," ungkap Fadjar, Sabtu (29/7/2023).
Fadjar optimistis strategi peningkatan nilai aset oleh PHE tersebut akan berhasil, didukung dengan kondisi fundamental perusahaan yang kuat. Solidnya kondisi fundamental PHE saat ini dibuktikan dengan kinerja positif pada 2022 yang berhasil mencatatkan kontribusi pertumbuhan produksi migas sebesar 7% berbanding tahun sebelumnya.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, PHE diminta fokus pada peningkatan produksi migas, ekspansi global, akuisisi, studi pengembangan bisnis baru CCS/CCUS. Semua hal itu menurutnya bertujuan untuk memaksimalkan nilai aset PHE.
Baca Juga: IPO PHE Resmi Ditunda, Wamen BUMN: Menunggu Momentum yang Pas
"Strategi tersebut dijalankan untuk mendukung pencapaian target produksi nasional minyak bumi sebanyak 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd) pada tahun 2030 demi terjaganya ketahanan energi nasional," ungkap Fadjar, Sabtu (29/7/2023).
Fadjar optimistis strategi peningkatan nilai aset oleh PHE tersebut akan berhasil, didukung dengan kondisi fundamental perusahaan yang kuat. Solidnya kondisi fundamental PHE saat ini dibuktikan dengan kinerja positif pada 2022 yang berhasil mencatatkan kontribusi pertumbuhan produksi migas sebesar 7% berbanding tahun sebelumnya.
Lihat Juga :