FSRU Lampung Menopang Layanan Distribusi Gas Bumi di Jawa Bagian Barat, Andalkan Integrasi Infrastruktur
Minggu, 30 Juli 2023 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
PGN mengadopsi skema “Merchant Business Model” dalam mengoperasikan FSRU Lampung. Dengan model bisnis tersebut, PGN membangun dan mengoperasikan terminal dengan menerima gas LNG dari pemasok menggunakan LNG Carrier, guna menyimpan dan meregasifikasi untuk disalurkan kembali ke pengguna akhir melalui kontrak Gas Sales Agreement (GSA) atau Terminal Use Agreement (TUA).
Pasokan dari FSRU Lampung juga penting untuk penyaluran gas ke pembangkit listrik. Dalam hal ini, bersama PLN mengoptimasi penyaluran gas dari LNG FSRU Lampung melalui skema Terminal Usage Agreement.
“Dengan skemamerchant business modeltersebut juga menambah value creation, karena PGN tidak menerapkan kuota ke palanggan gas bumi di Jawa Barat sehingga layanan pengaliran gas bumi ke pelanggan tidak terganggu dan hal ini merupakan salah satu kunci kepuasan pelanggan gas bumi dari PGN,” ucapnya.
PGN berprinsip bahwa FSRU Lampung merupakan salah satu dari aset infrastruktur gas bumi terintegrasi yang dimaksimalkan untuk menopang distribusi gas bumi di Jawa Bagian Barat dan Jakarta.
Pasokan dari FSRU Lampung juga penting untuk penyaluran gas ke pembangkit listrik. Dalam hal ini, bersama PLN mengoptimasi penyaluran gas dari LNG FSRU Lampung melalui skema Terminal Usage Agreement.
“Dengan skemamerchant business modeltersebut juga menambah value creation, karena PGN tidak menerapkan kuota ke palanggan gas bumi di Jawa Barat sehingga layanan pengaliran gas bumi ke pelanggan tidak terganggu dan hal ini merupakan salah satu kunci kepuasan pelanggan gas bumi dari PGN,” ucapnya.
PGN berprinsip bahwa FSRU Lampung merupakan salah satu dari aset infrastruktur gas bumi terintegrasi yang dimaksimalkan untuk menopang distribusi gas bumi di Jawa Bagian Barat dan Jakarta.
(dsa)
Lihat Juga :