Industri Konstruksi Perlu Mengedepankan Pencegahan Terjadinya Sengketa
Minggu, 30 Juli 2023 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Arief Dienaputra menambahkan, pentingnya pencegahan terhadap terjadinya sengketa atau perselisihan merupakan pilihan rasional yang ditempuh oleh para pihak yang berkontrak. Arief juga menekankan perbaikan kualitas proses tender, peningkatan pemahaman kontrak konstruksi dan penerapan manajemen risiko dalam kontrak sebagai upaya mengurangi terjadinya sengketa.
![Industri Konstruksi Perlu Mengedepankan Pencegahan Terjadinya Sengketa]()
wakil ketua MPR Arsul Sani dan Prof. Sarwono Hardjomuljadi, Ketua Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi
"Diharapkan penyelesaian sengketa sebagai alternatif yang mampu menghasilkan putusan yang adil dan bermanfaat bagi para pihak, penghematan waktu dan biaya, terjaminnya kualitas penyelesaian sengketa, serta percepatan proses untuk mendorong peningkatan tertib penyelenggaraan konstruksi," jelas Arief.
Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Project Management and New and Renewable Energy PT PLN (Persero), mendetailkan pengalaman perusahaan dalam berbagai sengketa yang mengakibatkan proyek tersebut mengalami extension of time dan variation order.
"PT PLN telah menerapkan standardisasi kontrak, penggunaan building information modeling (BIM) sebagai sarana clash detection, dan juga penggunaan Dewan Sengketa Konstruksi/Construction Dispute Board dalam upaya mencegah dan menangani sengketa," kata Wiluyo.

wakil ketua MPR Arsul Sani dan Prof. Sarwono Hardjomuljadi, Ketua Perkumpulan Ahli Dewan Sengketa Konstruksi
"Diharapkan penyelesaian sengketa sebagai alternatif yang mampu menghasilkan putusan yang adil dan bermanfaat bagi para pihak, penghematan waktu dan biaya, terjaminnya kualitas penyelesaian sengketa, serta percepatan proses untuk mendorong peningkatan tertib penyelenggaraan konstruksi," jelas Arief.
Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Project Management and New and Renewable Energy PT PLN (Persero), mendetailkan pengalaman perusahaan dalam berbagai sengketa yang mengakibatkan proyek tersebut mengalami extension of time dan variation order.
"PT PLN telah menerapkan standardisasi kontrak, penggunaan building information modeling (BIM) sebagai sarana clash detection, dan juga penggunaan Dewan Sengketa Konstruksi/Construction Dispute Board dalam upaya mencegah dan menangani sengketa," kata Wiluyo.
Lihat Juga :