WSBP Pasang Pasang Target Laba Rp300 Miliar di 2023
Selasa, 01 Agustus 2023 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
"Laba kotor ditargetkan mencapai Rp300 miliar atau tumbuh 1,3%," jelas Asep.
Ada beberapa upaya yang akan ditempuh WSBP untuk mengejar semua target tersebut. Pertama, kenaikan pendapatan usaha dari segmen precast ditargetkan sebesar 26%, readymix 28%, dan jasa konstruksi 46%.
Selanjutnya, menargetkan kenaikan atas order dan kontrak dari proyek infrastruktur sebesar 57%, gedung 37%, serta EPC 6%. Kemudian menargetkan penambahan pasokan ke proyek-proyek IKN sehingga bisa berkontribusi untuk pembangunan di IKN
"Dan mengembangkan market share terutama fokus ke project dengan proyek eksternal dan juga overseas. Untuk proyek luar negeri kami sudah menyuplai untuk Proyek Thilawa Shipyard di Myanmar dan proyek jalan di Timor Leste. Berikutnya, memperluas marketing channels dengan dibantu support excellence dari sales team sebagai upaya menjangkau pasar yang lebih luas di seluruh Indonesia dan luar negeri," jelas Asep.
Perseroan juga mencatatkan gross profit margin naik menjadi 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan pun mampu melakukan efisiensi dari sisi beban umum dan administrasi sebesar 39%, dari sebelumnya tercatat sebesar Rp546 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Ada beberapa upaya yang akan ditempuh WSBP untuk mengejar semua target tersebut. Pertama, kenaikan pendapatan usaha dari segmen precast ditargetkan sebesar 26%, readymix 28%, dan jasa konstruksi 46%.
Selanjutnya, menargetkan kenaikan atas order dan kontrak dari proyek infrastruktur sebesar 57%, gedung 37%, serta EPC 6%. Kemudian menargetkan penambahan pasokan ke proyek-proyek IKN sehingga bisa berkontribusi untuk pembangunan di IKN
"Dan mengembangkan market share terutama fokus ke project dengan proyek eksternal dan juga overseas. Untuk proyek luar negeri kami sudah menyuplai untuk Proyek Thilawa Shipyard di Myanmar dan proyek jalan di Timor Leste. Berikutnya, memperluas marketing channels dengan dibantu support excellence dari sales team sebagai upaya menjangkau pasar yang lebih luas di seluruh Indonesia dan luar negeri," jelas Asep.
Perseroan juga mencatatkan gross profit margin naik menjadi 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan pun mampu melakukan efisiensi dari sisi beban umum dan administrasi sebesar 39%, dari sebelumnya tercatat sebesar Rp546 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Lihat Juga :