Perang Hampir 18 Bulan, Ini Alasan Ekonomi Rusia Tetap Tangguh
Rabu, 02 Agustus 2023 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Langkah-langkah ini telah meningkatkan permintaan dan harga untuk berbagai produk dan layanan di Rusia. Bank Sentral Rusia melaporkan pinjaman korporasi telah meningkat 19% pada tahun ini hingga Juni seiring dengan meningkatnya investasi.
Sementara itu, nilai hipotek yang diambil dari 20 bank terbesar di Rusia melonjak 63% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, mengutip pemberi pinjaman yang dikelola pemerintah Dom.RF, dan perusahaan riset real estat Frank Media.
Perekonomian Rusia berjalan sangat panas sehingga bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 1 poin persentase pada 21 Juli dua kali lipat dari 0,5 poin persentase yang diperkirakan para analis yang disurvei Reuters untuk menjinakkan inflasi yang mencapai 3,25% di bulan Juni dari tahun lalu.
"Sebagai seorang ekonom, saya tidak tahu bagaimana gelembung ini dapat dikempiskan," kata Alexandra Prokopenko, seorang peneliti di Carnegie Russia Eurasia Center dan mantan penasihat di bank sentral Rusia, kepada The Times.
"Suatu hari nanti, semuanya bisa runtuh seperti rumah kartu," tambahnya.
Bank Sentral Rusia juga telah berterus terang tentang penilaian suramnya terhadap ekonomi, yang terkadang bertentangan dengan pernyataan yang lebih bullish dari Kremlin. Namun, lembaga ini telah mendapatkan tekanan dari Moskow untuk memberikan penilaian yang lebih optimis mengenai perekonomian negara ini, Bloomberg melaporkan pada bulan Februari.
Sementara itu, nilai hipotek yang diambil dari 20 bank terbesar di Rusia melonjak 63% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, mengutip pemberi pinjaman yang dikelola pemerintah Dom.RF, dan perusahaan riset real estat Frank Media.
Perekonomian Rusia berjalan sangat panas sehingga bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 1 poin persentase pada 21 Juli dua kali lipat dari 0,5 poin persentase yang diperkirakan para analis yang disurvei Reuters untuk menjinakkan inflasi yang mencapai 3,25% di bulan Juni dari tahun lalu.
"Sebagai seorang ekonom, saya tidak tahu bagaimana gelembung ini dapat dikempiskan," kata Alexandra Prokopenko, seorang peneliti di Carnegie Russia Eurasia Center dan mantan penasihat di bank sentral Rusia, kepada The Times.
"Suatu hari nanti, semuanya bisa runtuh seperti rumah kartu," tambahnya.
Bank Sentral Rusia juga telah berterus terang tentang penilaian suramnya terhadap ekonomi, yang terkadang bertentangan dengan pernyataan yang lebih bullish dari Kremlin. Namun, lembaga ini telah mendapatkan tekanan dari Moskow untuk memberikan penilaian yang lebih optimis mengenai perekonomian negara ini, Bloomberg melaporkan pada bulan Februari.
Lihat Juga :