Ganjar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Wujudkan Indonesia Emas 2045

Rabu, 02 Agustus 2023 - 20:10 WIB
loading...
Ganjar Tekankan Pentingnya...
Bacapres Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 di GOR Mbah Muqoyim Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, Selasa (1/8/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
CIREBON - Bakal calon presiden 2024 Ganjar Pranowo menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi milenial dan generasi Z (Gen Z) untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 .

Hal itu disampaikan Ganjar saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 dengan tema 'Transformasi dan Penguatan Pendidikan Karakter di Pesantren Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045' di GOR Mbah Muqoyim Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar), Selasa (1/8/2023).

Baca Juga: Berkunjung ke Cirebon, Ganjar Pranowo Kagum dengan Santri Buntet

Di hadapan ribuan santri-santriwati yang hadir, Ganjar menyampaikan pendidikan karakter merupakan fondasi besar bagi kaum milenial dan gen z menuju perwujudan cita-cita masa depan.

Ganjar mengatakan, pendidikan karakter meliputi sopan santun, saling menghormati, dan kemampuan mengerti perasaan orang lain. Apabila seluruh poin tersebut dimiliki anak-anak muda, Ganjar optimistis kemajuan Indonesia tidak sulit dicapai.

"Dalam pendidikan tidak cukup hanya mencetak tenaga kerja tapi mencetak manusia unggul, yaitu hormat menghormati dan punya budi pekerti," kata Ganjar.

Di samping itu, pendidikan karakter mampu mencetak anak-anak muda yang jujur, berintegritas, dan berkepribadian luhur. Sehingga dalam kondisi apapun para milenal dan gen z akan memegang teguh prinsip tersebut seumur hidupnya.

Menurut Ganjar tantangan-tantangan mencapai Indonesia Emas 2045 dengan pendidikan karakter. "Pendidikan karakter salah satunya adalah berintegritas. Dia bekerja profesional," kata Ganjar.

Sebab itu, kata Ganjar, penting bagi pemerintah untuk menyiapkan akses pendidikan karakter melalui kegiatan-kegiatan yang disukai para milenial dan gen z. Ganjar mencontohkan, sekarang banyak anak muda menyukai game online dan konten kreatif.

Ganjar menyebutkan pendidikan karakter bisa dimasukkan dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Sehingga, tidak hanya ilmu taktis saja yang didapat, tapi juga etika, integritas dan tidak curang, serta penghormatan kepada orang lain.

"Sekolah mesti bisa diakses pada siapapun dan ilmunya harus sesuai perkembangan dan inilah yang harus dipersiapkan semuanya," tegas Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Sowan ke Ponpes Dar Al Tauhid, Dialog dengan Ulama dan Santri

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku senang karena kini sudah banyak lembaga pendidikan yang mengedepankan karakter sebagai dasar dari segala ilmu. Salah satunya adalah pesantren, yang kerap memberikan hal itu melalui nasihat para ulama dan romo kiai.

"Pesantren punya penghormatan pada diri dan orang lain kemudian masuk kepada masyarakat. Mereka lebih bagus karena pengetahuan dan akhlaknya bagus," kata dia.

Ganjar berharap pendidikan karakter semakin kuat diterima milenial dan gen z. Dengan begitu, Ganjar optimistis cita-cita Indonesia menjadi negara maju dan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Maritim, Ini Langkah Nyata Pertamina Dukung Indonesia Emas 2045
Ilham Habibie Sebut...
Ilham Habibie Sebut Menjadi Negara Maju Tak Cukup Mengandalkan Sumber Daya Alam
Indonesia Bakal Punya...
Indonesia Bakal Punya 5,3 Juta Orang Tenaga Kerja Hijau
Jadi Negara Maju, Jumlah...
Jadi Negara Maju, Jumlah Perusahaan Menengah-Besar RI Harus Naik 3 Kali
MNC Asset Management...
MNC Asset Management Salurkan Dana Sosial ke 3 Lembaga Zakat dan Pesantren
Riset UI: Hilirisasi...
Riset UI: Hilirisasi Jadi Prasyarat Sektor Industri Menuju Indonesia Emas 2045
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Berita Terkini
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved