KJG dan Band Kerja Sama Tentang Pemanfaatan Kapasitas Pipa Gas Bumi
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 09:00 WIB
loading...
KJG dan Band Kerja Sama Pemanfaatan Kapasitas Pipa Gas Bumi, Dukung Perluasan Distribusi Gas dari WK Muriah. (Foto: dok PGN)
A
A
A
JAKARTA - PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) selaku afiliasi dari PT PGN Tbk melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dengan PT Bahtera Andalan Gas (BAND) tentang Pemanfaatan Kapasitas Pipa Gas Bumi.
Melalui kerja sama ini, KJG akan bertindak sebagai transporter dan PT BAND sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri dan niaga gas bumi salah satunya CNG akan menjadi calon shipper ketiga dari KJG, setelah PGN dan Pertamina. Volume pemakaian gas direncanakan sebesar 3-5 MMSCFD dari WK Muriah.
BAND bermaksud memanfaatkan sebagian kapasitas Pipa KJG untuk mendukung kegiatan usahanya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama dalam memasarkan gas ke existing market BAND dengan sumber Lapangan Kepodang. Sebelumnya, existing market BAND disuplai dari Wilayah Kerja Lapangan Randugunting.
BAND mendistribusikan gas dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) langsung ke industri sebagai pengguna akhir.
"Kami berharap, kerja sama ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Kami juga sangat mendukung rencana BAND untuk mendapatkan alokasi dari lapangan Kepodang. Yang pasti, BAND tidak perlu khawatir, karena saat ini lapangan Kepodang masih dapat diandalkan produksinya dan lapangan-lapangan yang ada disekitarnya," ujar Direktur KJG R. Mohamad Edwin, (2/8/2023).
Lebih lanjut ia mengatakana, pipa KJG berada di posisi yang strategis, sehingga ia pun berharap dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan listrik, namun juga pengguna lainnya di sekitar Jawa Tengah
KJG memastikan penyediaan pipa pengangkutan gas bumi yang akan dimanfaatkan oleh BAND sepanjang ±200 KM dari Lapangan Kepodang, Wilayah Kerja Muriah. Di sisi lain, BAND tengah mengajukan permohonan alokasi gas bumi kepada Kementerian ESDM dan melakukan proses pengajuan sebagai pembeli gas kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), SKK Migas, dan pihak-pihak lainnya di Lapangan Kepodang untuk pelaksanaan proyek.
Melalui kerja sama ini, KJG akan bertindak sebagai transporter dan PT BAND sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri dan niaga gas bumi salah satunya CNG akan menjadi calon shipper ketiga dari KJG, setelah PGN dan Pertamina. Volume pemakaian gas direncanakan sebesar 3-5 MMSCFD dari WK Muriah.
BAND bermaksud memanfaatkan sebagian kapasitas Pipa KJG untuk mendukung kegiatan usahanya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama dalam memasarkan gas ke existing market BAND dengan sumber Lapangan Kepodang. Sebelumnya, existing market BAND disuplai dari Wilayah Kerja Lapangan Randugunting.
BAND mendistribusikan gas dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) langsung ke industri sebagai pengguna akhir.
"Kami berharap, kerja sama ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Kami juga sangat mendukung rencana BAND untuk mendapatkan alokasi dari lapangan Kepodang. Yang pasti, BAND tidak perlu khawatir, karena saat ini lapangan Kepodang masih dapat diandalkan produksinya dan lapangan-lapangan yang ada disekitarnya," ujar Direktur KJG R. Mohamad Edwin, (2/8/2023).
Lebih lanjut ia mengatakana, pipa KJG berada di posisi yang strategis, sehingga ia pun berharap dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan listrik, namun juga pengguna lainnya di sekitar Jawa Tengah
KJG memastikan penyediaan pipa pengangkutan gas bumi yang akan dimanfaatkan oleh BAND sepanjang ±200 KM dari Lapangan Kepodang, Wilayah Kerja Muriah. Di sisi lain, BAND tengah mengajukan permohonan alokasi gas bumi kepada Kementerian ESDM dan melakukan proses pengajuan sebagai pembeli gas kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), SKK Migas, dan pihak-pihak lainnya di Lapangan Kepodang untuk pelaksanaan proyek.
Lihat Juga :