Dorong UMKM Ekraf Jadi Patriot Pajak, Pajak Online Community Gelar Seminar Bareng Kemenparekraf
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 19:39 WIB
loading...
Foto: Tax Payer Community Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Tax Payer Community menggelar serangkaian seminar nasional UMKM Ekonomi Kreatif Patriot Pajak, Bangun Indonesia Maju, di Menara Peninsula, Jakarta, Kamis (3/8/2023).
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni mengatakan, seminar nasional dan penghargaan ini didedikasikan untuk mengapresiasi dan mendukung penuh perjuangan para pelaku UMKM di Indonesia.
Sudah menjadi tradisi, setiap tahun Tax Payer Community memberikan Penghargaan Patriot Pajak. Acara Seminar Nasional UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf) Patriot Pajak, Bangun Indonesia Maju merupakan hasil kolaborasi Tax Payer Community dengan OK OCE Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pajak Nasional dan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada 2023 ini Tax Payer Community juga memberikan penghargaan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Dirjen Pajak Suryo Utomo, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekjen Perhimpunan Indonesia-Tionghoa Candra Jap, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi, Pengusaha, Pendiri dan Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat. Mereka mendapatkan penghargaan Patriot Pajak dalam kategori sebagai Tokoh Sentral, Penggerak, Mitra Strategis dan Pendukung UMKM di Indonesia.
Dengan moderator yang merupakan Ketua dari DPW Himpunan Praktisi Perdagangan Digital DKI Jakarta Yudhianto Sastrowilogo, Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi mengatakan, pelaku UMKM berharap adanya kebijakan yang kondusif dan berpihak kepada UMKM. Hal ini dapat berupa kemudahan akses permodalan, pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi, perpajakan yang sederhana, regulasi yang jelas dan tidak terlalu rumit, serta dukungan dalam pemasaran dan promosi produk UMKM. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
"Pemerintah diharapkan dapat menyediakan fasilitas perpajakan yang mudah dipahami dan diakses oleh UMKM. Fasilitas ini mencakup tarif pajak yang sesuai, kemudahan dalam pelaporan dan pembayaran pajak serta pengurangan birokrasi yang berlebihan," kata Iim.
Saat ini, OK OCE sebagai Gerakan Sosial telah mencetak lebih dari 628.095 wirausaha dan menyerap 1.550.921 tenaga kerja. Iim mengatakan, para pelaku UMKM juga berharap ada pengawasan yang efektif terhadap penggunaan dana pajak untuk pembangunan infrastruktur dan program-program yang dapat mendukung perkembangan UMKM.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni mengatakan, seminar nasional dan penghargaan ini didedikasikan untuk mengapresiasi dan mendukung penuh perjuangan para pelaku UMKM di Indonesia.
Sudah menjadi tradisi, setiap tahun Tax Payer Community memberikan Penghargaan Patriot Pajak. Acara Seminar Nasional UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf) Patriot Pajak, Bangun Indonesia Maju merupakan hasil kolaborasi Tax Payer Community dengan OK OCE Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pajak Nasional dan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada 2023 ini Tax Payer Community juga memberikan penghargaan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Dirjen Pajak Suryo Utomo, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekjen Perhimpunan Indonesia-Tionghoa Candra Jap, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi, Pengusaha, Pendiri dan Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat. Mereka mendapatkan penghargaan Patriot Pajak dalam kategori sebagai Tokoh Sentral, Penggerak, Mitra Strategis dan Pendukung UMKM di Indonesia.
Dengan moderator yang merupakan Ketua dari DPW Himpunan Praktisi Perdagangan Digital DKI Jakarta Yudhianto Sastrowilogo, Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi mengatakan, pelaku UMKM berharap adanya kebijakan yang kondusif dan berpihak kepada UMKM. Hal ini dapat berupa kemudahan akses permodalan, pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi, perpajakan yang sederhana, regulasi yang jelas dan tidak terlalu rumit, serta dukungan dalam pemasaran dan promosi produk UMKM. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
"Pemerintah diharapkan dapat menyediakan fasilitas perpajakan yang mudah dipahami dan diakses oleh UMKM. Fasilitas ini mencakup tarif pajak yang sesuai, kemudahan dalam pelaporan dan pembayaran pajak serta pengurangan birokrasi yang berlebihan," kata Iim.
Saat ini, OK OCE sebagai Gerakan Sosial telah mencetak lebih dari 628.095 wirausaha dan menyerap 1.550.921 tenaga kerja. Iim mengatakan, para pelaku UMKM juga berharap ada pengawasan yang efektif terhadap penggunaan dana pajak untuk pembangunan infrastruktur dan program-program yang dapat mendukung perkembangan UMKM.
Lihat Juga :