alexa snippet

Dolar Jatuh ke Tingkat Terburuk Sejak November 2016

Dolar Jatuh ke Tingkat Terburuk Sejak November 2016
Indeks USD ditutup ke level terburuk sejak November 2016. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup jatuh ke tingkat lebih rendah pada Jumat (13/1) waktu setempat. Melansir dari Reuters, Sabtu (14/1/2017), mata uang George Washington itu berakhir ke tingkat terburuk sejak November 2016.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, berakhir melemah 0,16% ke level 101,190. Sepanjang pekan ini, USD telah menurun sekitar 1%.

Alhasil, USD pun lumer terhadap yen Jepang sebanyak 0,11% di level ¥114,58. Sebelumnya USD sempat berada di level ¥115,44, setelah Departemen Perdagangan melansir penjualan ritel meningkat 0,6% pada Desember kemarin. Dolar pun sepanjang pekan ini telah jatuh 2% terhadap yen, dan merupakan yang terburuk sejak akhir Juli 2016.

Dolar juga terpukul oleh euro yang naik 0,3% pada USD1,0640 EUR, setelah sebelumnya sempat melemah di level USD1,0597 EUR, setelah AS mengumumkan data penjualan ritel. Euro pun telah mengambil keuntungan sekitar 1% terhadap dolar, dan menjadi hal terburuk sejak awal November lalu.

Melemahnya dolar selama pekan ini, karena investor kecewa dengan pidato pertama Presiden AS terpilih Donald Trump, yang tidak membahas kebijakan ekonomi. Meski demikian, para analis mengatakan dolar kemungkinan akan menunjukkan kemajuan sampai kebijakan Trump menjadi lebih jelas.

Trump sendiri direncanakan dilantik sebagai presiden pada 20 Januari mendatang. “Sekarang, pedagang mungkin menunggu pelantikan. Dan akan mengetahui isi pidatonya,” terang Joseph Trevisani, kepala strategi pasar di WorldWideMarkets di Woodcliff Lake, New Jersey.



(ven)
loading gif
Top