SKK Migas Ajak Stakeholder Berkolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 08 Agustus 2023 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini sejalan dengan tuntutan untuk mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan, yang juga menjadi tanggung jawab industri hulu migas nasional. “SKK Migas, bersama dengan semua pemangku kepentingan, siap untuk bekerja bersama demi menghadirkan masa depan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan penuh potensi dalam industri hulu migas,” katanya.
Vice President SKK Migas yang juga Ketua Panitia Forum Kapnas, Erwin Suryadi mengatakan, pada tahun ini, Forum Kapnas sudah dilakukan di empat kota, yakni di Surabaya, Sorong, Balikpapan, dan Batam. Di semua wilayah operasi, SKK Migas konsisten untuk mengembangkan dan mendorong penggunaan produk dalam negeri. Produk-produk yang akan didorong tersebut mencakup produk UMKM, barang dan jasa, tenaga kerja, pengembangan vendor lokal, industri penunjang sekitar area provinsi operasi dan pengembangan energi.
“Di Palembang, kami memfasilitasi kemitraan antara KKKS dan industri penunjang hulu migas di area Sumbagsel, serta pemangku kepentigan lainnya seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta UMKM. Hal ini membantu dalam pertukaran pengetahuan, teknologi, dan keahlian, yang pada akhirnya mendukung pengembangan industri lokal,” katanya.
Forum ini, lanjut Erwin, juga berperan dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan tenaga kerja lokal. Dengan meningkatkan kualifikasi dan keterampilan pekerja lokal, industri lokal dapat lebih terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan hulu minyak dan gas bumi, termasuk eksplorasi, produksi, dan pengolahan.
Vice President SKK Migas yang juga Ketua Panitia Forum Kapnas, Erwin Suryadi mengatakan, pada tahun ini, Forum Kapnas sudah dilakukan di empat kota, yakni di Surabaya, Sorong, Balikpapan, dan Batam. Di semua wilayah operasi, SKK Migas konsisten untuk mengembangkan dan mendorong penggunaan produk dalam negeri. Produk-produk yang akan didorong tersebut mencakup produk UMKM, barang dan jasa, tenaga kerja, pengembangan vendor lokal, industri penunjang sekitar area provinsi operasi dan pengembangan energi.
“Di Palembang, kami memfasilitasi kemitraan antara KKKS dan industri penunjang hulu migas di area Sumbagsel, serta pemangku kepentigan lainnya seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta UMKM. Hal ini membantu dalam pertukaran pengetahuan, teknologi, dan keahlian, yang pada akhirnya mendukung pengembangan industri lokal,” katanya.
Forum ini, lanjut Erwin, juga berperan dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan tenaga kerja lokal. Dengan meningkatkan kualifikasi dan keterampilan pekerja lokal, industri lokal dapat lebih terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan hulu minyak dan gas bumi, termasuk eksplorasi, produksi, dan pengolahan.
(fjo)
Lihat Juga :